Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Happiness Marrie

Happiness Marrie

pungkasnya cepat karena kakeknya terus bertanya membuatnya pusing. Tanpa berkata, Zhang Bei menepuk pundak cucunya sembari tersenyum ceria. Hatinya sungguh bahagia mendengar sang cucu sudah memiliki kekasih hati. Kini ia bisa tenang dan mulai memikirkan pernikahan untuk cucunya tersebut. Setelah menepuk-nepuk pundak Zhang Yuze, kakek tua itu pun pergi sembari mengumbar senyum bahagia.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ending happiness
Baca
+Pustaka
Happier

Happier

Mungkin dia hanya sebal karena Gagal berkarier di Broadway atau bahkan Masuk Industri Musik America dan terpaksa mengajar bahasa Spanyol serta membimbing klub Cheerio Di Kota yang membosankan tempat dia tumbuh dewasa. Mungkin akhirnya Mr. Payne sadari bahwa membuat Camilla bahagia merupakan satu-satunya cara untuk menjamin kesuksesan klub Cheerio Dan akhirnya menerima salah satu dari 193 saran yang diberikan Camilla sepanjang semester ini. Memang sudah waktunya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai ending happiness
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

Sekarang, aku semakin yakin bahwa Kiana seolah-olah bidadari yang diturunkan Tuhan untuk mengangkat ketidakwarasanku ini. “Jadi, gitu, ya. Alasan semua orang merasakan hati yang patah karena berpikir kalau hati dan cinta itu sama. Cinta bisa berakhir, begitu juga dengan kebahagiaan. Padahal, sebenarnya kebahagiaan itu nggak pernah berakhir.” “Kamu emang cerdas, Adrian. Kamu mampu menyerap pemahaman itu dengan sangat mudah.”
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai ending happiness
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Zayn merintih kesakitan sambil merengek, "Istri dan ibu tiriku nggak bisa diandalkan. Hanya ibu yang menyayangiku. Maafkan aku, Bu. Aku menyesal. Kumohon, bantulah aku dan Jihan. Kami sudah nggak punya yang lagi." Aku tidak berkomentar apa pun, lalu menutup telepon. Arya, Kevin, dan Laura memanggilku. Hari ini adalah perayaan ulang tahunku ke-58. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap aku selalu merasa bahagia. Ya, aku akan bahagia.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai ending happiness
Baca
+Pustaka
Depression

Depression

Luna : Ya sepi aja gitu hape aku jadinya gak ada chat dari kamu. Mr. A : Gimana harimu? Eh dia langsung alihin pembicaraan nih? Gak suka apa gimana sama chat gue yang tadi? Mr. A : Apa menyenangkan? Luna : Iya, kabarku baik. Kabarmu bagaimana? Mr. A : Saya juga baik. Mr. A : Bagaiamana? Apa kamu diterima di kampus impianmu itu?
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai ending happiness
Baca
+Pustaka
Happiness is Unwanted

Happiness is Unwanted

"Hai, dengarkan aku. Kita itu memiliki cerita masing-masing dalam memiliki pasangan. Kau tahu pasangan muda itu. Belum tentu mereka setelah nikah akan bahagia." "Kenapa?" "Karena perjuangan sesungguhnya belum mereka jalani. Pernikahan bukanlah akhir dari kebahagiaan, tapi awal dari perjuangan," jelas Della. "Oh, sungguhkah Del? Berarti pasangan tua itu sudah menemukan kebahagiaan?" "Bisa sudah, bisa saja belum." "Mengapa?" "Karena semakin mereka menemukan kebahagiaan makin berat juga cobaan. Terkadang banyak orang hanya akan memperlihatkan kebahagiaan mereka, tapi tidak dengan duka mereka."
9.99.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai ending happiness
Baca
+Pustaka
Happy Ending

Happy Ending

Bekerja seperti itu pun sudah cukup membuat bahagia meskipun pendapatan yang tidak begitu besar, namun akan terasa begitu nikmat jika disyukuri. Impiannya dari dulu adalah bisa hidup sederhana dan tenang, tidak ada tekanan. Hidup sendiri pun tak apa, karena sekarang berharap bisa bersama seseorang adalah hal yang yang seharusnya tidak perlu terlalu diharapakan. Karena pada akhirnya mereka pun pasti akan pergi meninggalkan, atau bisa jadi diri yang meninggalkan. Tapi sepertinya Tamara tidak akan hidup sendiri nanti, sebab akan ada satu kehidupan yang nantinya akan menemaninya dan tidak akan pernah ia tinggalkan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai ending happiness
Baca
+Pustaka
Looking for Happines

Looking for Happines

tanya Oma bercerita. Chika menggelengkan kepalanya, "Gak tau, Oma." "Itu sebabnya di dalam hidup juga pasti ada bahagia dan sedih. Kalau bahagiaaaa terus, gak ada sedihnya juga kan gak enak yaa? Kalau sediiiiih terus juga 'kan gak mungkin. Jadi, ibaratnya sedih itu menjadi pelengkap dalam hidup. Agar kita selalu mensyukuri apapun itu disaat kita bahagia," kata Oma tersenyum.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai ending happiness
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status