Sri Sultan
“Hiya!”
Evren kembali menghentakkan kakinya. Sang kuda berlari kencang. Semua raja saling menolehkan pandangan, kemudian mengikuti Evren.
***
Mustafa masih berdiri di singasananya. Dia tidak segera mendudukinya. “Aku akan menduduki singasana ini saat gelar Sri Sultan aku raih,” ucapnya singkat kemudian menuruninya. Dia berjalan di antara puluhan ribu pasukan yang sudah berada di dalam kekuasaannya. Pasukan Spaden, Solumus, yang masih tersisa berjumlah ribuan, ditambah puluhan ribu pasukan terkuat Zengini.
Bab Populer