Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PLAYER

PLAYER

Ervin masih menunggu sampai sabeum-nya itu benar-benar menghilang di ujung anak tangga, barulah ia menarik tangan Arla untuk masuk ke dalam sebuah ruangan. Ruangan itu berukuran sekitar lima puluh meter persegi. Hampir tidak ada barang di dalam ruangan, kecuali sebuah rak yang menempel di salah satu dinding dan sebuah samsak yang tergantung di sisi yang berlawanan. Sudah. Tidak ada lagi benda lain di dalam ruangan itu. “Ini—” “Ini dojang, tempat latihan taekwondo. Lumayan buat nyalurin energi marah. Percaya deh, karena aku pernah begitu, melampiaskan marahku di sini.”
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
ESCAPE

ESCAPE

ujar Kevin yang hanya ditanggapi Ranti dengan senyuman, tapi pemuda itu sempat menawarkan untuk pergi bersama namun Ranti menolak karena ia memutuskan untuk sedikit berberes-beres saja dirumah. Dan Kevin pun akhirnya izin untuk pergi sementara waktu, pemuda itu ingin melihat-lihat apakah ada perkerjaan yang bisa ia cari disana. Dan Kevin menemukan sebuah toko buku yang terlihat lumayan sepi di dalamnya, namun pemuda itu berubah menjadi sangat bersemangat saat depan pintu toko menempel sebuah kertas pengumuman yang bertuliskan jika mereka sedang membutuhkan karyawan untuk kerja part time. Tetapi kebahagiaan itu berubah menjadi rasa kecewa disaat ia baru saja diberitahu jika toko buku itu suda
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Ruang Rindu
Baca
+Pustaka
REFLECTION

REFLECTION

Ia sering menggunakan bahasa spanyol untuk menyapa. “Hola, como estas?” “Bien.” Seledri menjawabnya. “Kamu sudah siap kuis?” Seledri tersenyum paksa. Ia menarik napas panjang sebelum menjawab pertanyaan yang sama sekali tidak ingin dijawabnya. “Ingin tahu hal yang sebenarnya? Aku bahkan baru tahu kalau ada kuis.” “Really? Oh no … kita sama! Tos!” Leo sudah siap dengan tangannya yang terbuka dan posisi high five.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Aku menelepon mama hari ini, penasaran mama sedang apa dan sama siapa saja. “Hai, Ma, apa kabar? Sudah lama tidak telepon mama.” Ucap ku. “Hai, An, mama baik-baik saja. Kamu apa kabar? Ya, kamu sibuk disana?” tanya mama. “Enggak sibuk sama sekali, Ma. An, baik-baik saja disini.” Jawab ku. “Sepertinya, kamu bosan sekali di kosan. Kamu pulang saja, buat apa di Bogor lama-lama tidak ada kerjaan. Buang waktu kamu saja!” Ucap mama.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

tak ada jawaban, apa Angkasa sudah pacaran dengan buku? "Ya baper dong," suara Bela menyahut dari arah utara, ia sudah mencari Angkasa di kantin yang sudah ramai dan penuh sesak, apalagi jalannya karena beberapa kios penjual yang memiliki antrian panjang, biasalah makanan yang fresh dan disukai banyak kalangan, harganya juga bersahabat dengan kantong remaja.
84.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Venturas

Venturas

[ERZA 01] NEST adalah sebuah stasiun luar angkasa SPD, di sini tempat bersandarnya seluruh armada SPD. Biasanya tempat ini ramai dengan lalu lalangnya pesawat-pesawat luar angkasa namun kini hampir semua dok terlihat kosong, kecuali satu dok yang ditempati oleh satu Pesawat induk luar angkasa terbaru dari SPD. Di lambung pesawat itu bertuliskan Galactica 01.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Casabelle

Casabelle

Bertepatan dengan hal itu sebuah pesan masuk yang membuat layar ponsel itu menyala. Sebuah pop up pesan masuk terlihat di layar ponsel Axton. Pesan yang membuat Jantung Ara seakan teremas. Delion - Bertemu ? - *-*-* Ara menaruh tasnya di meja kerjanya. Ruang divisi umum masih sepi dan sepertinya baru Ara saja yang datang pagi ini. Ara menyalakan komputer miliknya dan menatap ke sekitar ruangan sebentar.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

Sore yang indah, udara yang cerah dengan semilir angin membuat perpisahan mereka yang sejenak kali ini terasa syahdu. Begitu Dimas sudah pergi, Mahira langsung mengajak putra kecilnya itu menuju pusat perbelanjaan yang letaknya tidak jauh dari rumahnya. Ia berharap Glen akan terhibur karena di sana ada area bermain anak, dengan berbagai macam permainan. Mahira sering membawa Glen ke tempat tersebut untuk mengusir bosan saat dia di rumah sendirian sedang di tinggal Dimas bekerja ataupun di saat Dimas pergi ke luar kota seperti sekarang.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status