Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memory

Memory

"Apa di antara kalian ada yang tahu?" Mereka berlomba mengeluarkan ponsel, sepertinya mereka mencari berita tentang Aksara di media online. "Tidak ada berita pernikahan," sahut Dee, perempuan dengan kemeja hijau tua dan anting besar. "Di I*******m ada." Seorang perempuan berambut bob memperlihatkan ponselnya pada Soraya.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
ALASKA

ALASKA

tukas Alaska Dan sontak keheningan melanda . ______
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Betapa memalukan. Tatapan Joita mengarah pada plastik yang menganggur di atas meja. Beranjak ke sana lalu mengambil sebuah es krim. Benar saja, semuanya mencair. Dengan malas ia masukkan semua makanan dan minuman dingin ke lemari es. Lalu sisanya ia taruh di rak gantung. Tak lupa beberapa snack ia ambil untuk dimakan di ruang tengah. Setelah duduk di sofa dan menyalakan televisi, ponselnya beberapa kali berbunyi. Jadilah siaran televisi yang terpampang lebar diacuhkan, memilih melihat pesan yang mengambang di kunci layar.
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Yang menelepon tadi adalah orang dari toko perabot yang ingin memastikan bahwa barang yang dipesan akan dikirim siang ini juga. Ruang yang ingin Hagan alih fungsikan adalah yang terletak di kanan rumah. Dulu, tempat itu digunakan sebagai ruang kerja. Sekarang akan dirubah menjadi ruang baca milik Liara. "Bersihkan ruangan ini. Keluarkan meja dan kursi kerjanya. Setelah itu, bantu orang yang sebentar lagi datang membawakan beberapa perabot." Hagan memberi perintah pada Biru.
9.534.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

“Tapi saya adanya air mineral” “Asal jangan air comberan bim..” “Oke bentar saya ambilin” Aku mengantarkan minum ke Dea sekaligus menuangkannya. “Makasih bim”ucap Dea kemudian diminumnya. Dea melirik-lirik sekitar “Ini sebenernya kosan atau rumah sih bim? Biasanyakan kosan itu bentuknya berjejer banyak pintunya lah ini kaya kontrakan walaupun bentuknya minimalis kayak kosan, terus kamu sendiri lagi yang tinggal di sini”ucapnya seperti sedang berfikir mencari topik pembicaraan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Fantazia

Fantazia

“Dasar kau, mana yang lain bukankah kita sudah sampai?” “Sebentar lagi kita akan sampai.” Philip memimpin jalan lagi. Tak lama kemudian sekitar lima melnit akhirnya kami sampai, aku melihat ada sekitar tiga orang di ruangan ini. Tempatnya seperti basement biasa, tidak terlalu luas dan ada papan tulis yang terletak di ujung tengah ruangan. Terlihat banyak gambar dan tulisan di papan tulis tersebut, sepertinya mereka menuliskan rencana mereka di sana.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

My babu Gatha Gak modal banget lu Aurisat Bodoamat, yang punya aja gak ngomel Lialol Gas kan ae lah, gw juga bosen dirumah Nialos Aku gak ikut, adek ku sakit Aurisat Yaelah ribet amat tinggal telantarin aja My babu Gatha Sesat Lialol 2 Nialos 3 Alice cantik Setuju nih gw sama Auri My babu Gatha Ketuanya aja udah sesat, apalagi anggotanya Alice cantik Kalau mau kerumah gw, mending gak usah ke apart gw aja Aurisat OTW (read) Alice menutup ponselnya ia segera membersihkan badan dan pergi ke apartemennya. Alice memang punya Apartemen sendiri dengan uangnya sendiri, tidak ada yang tau termasuk keluarganya.
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai espacio
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status