Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suara Sungai untuk Orang yang Telah Pergi

Suara Sungai untuk Orang yang Telah Pergi

Dokter berkata bahwa duniaku akan segera benar-benar menjadi sunyi. Paling lama 3 hari, setelah itu aku tidak akan bisa mendengar. Setelah mendengarnya, Adam hanya terdiam sejenak. Demi fobianya terhadap suara bising, aku sudah lama mengundurkan diri dari pekerjaan di stasiun radio. Selama bertahun-tahun, aku tidak pernah memutar musik, aku juga tidak pernah lagi benar-benar mendengarkan suaraku sendiri. Aku hanya berharap dia menemaniku kembali ke Balleni, tempat pertama kali kami bertemu untuk mengadakan pernikahan tanpa suara. Sebelum kehilangan pendengaranku, aku ingin sekali mendengarnya membacakan janji pernikahan untukku. Menjelang pernikahan, teman masa kecilnya menelepon dan berkata
252 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
Summer Pieces

Summer Pieces

Apakah begitu caranya mengatasi emosi selain memantul-mantulkan dan melempar bola basket. There's a pain that sleeps inside It sleeps with just one eye And awakens the moment that you leave Though I try to look away The pain it still remains Only leaving when you're next to me Suara khas Douglas Robb melantunkan Disappear. Aku menikmatinya dengan suka cita, sementara Jon menikmati lagu tersebut untuk meluapkan pedih hatinya. Kuharap ia benar-benar segera menyadari perasaannya yang sebenarnya bagaimana, dan segera mengatasi hal itu dengan baik. Bahwa baginya mungkin, aku hanya ilusi sesaat dan Roxie yang benar-benar meremas hatinya saat menghilang.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
Bittersweet Passion

Bittersweet Passion

“Are you sure?” Albern tersenyum tipis. “Of course, Hana. Kau tidak usah mencemaskanku. Aku memang sedang berada di fase melupakan. Tapi kau tidak usah khawatir. Aku baik-baik saja. Aku sudah belajar menerima bahwa tidak semua hal di dunia ini akan menjadi sesuai yang aku impikan.” “Kau benar. Tidak semua hal di dunia ini sesuai dengan yang kita inginkan. Nikmatilah hidupmu selagi kau masih bisa bernapas di dunia ini.”
1059.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

Jantungku terasa seperti ditusuk oleh jarum, rasa sakit ini bahkan membuat napasku menjadi lebih cepat. Air mataku menetes tanpa terkendali. Bukankah aku sudah mati? Kenapa aku masih bisa merasa sakit hati? Suara pintu yang ditutup dengan keras mengejutkan Anne. Saat ini Anne sedang mengenakan gaun tidur berenda, dia memeluk lengan Andre dengan mesra. "Kita hari ini harus potret foto pernikahan! Ayo kita pergi sekarang!"
5.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 126 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
Once then Forever

Once then Forever

Sekalian saja, Dimitri mengucapkan kalimat sarat perasaan itu dengan nada bak orang mengajak adu pukul. Bungkam, Sera mengalihkan tatap ke pintu. Sumpah demi apa pun, ini situasi yang tak pernah ia impikan. Semua kalimat yang Dimitri ucapkan serasa peluru yang menembus tepat di ulu hati. Meledak dan menyebar jutaan kupu-kupu. "Ah, sudahlah. Sekarang, temani aku tidur. Setelah hari ini, aku harus menghadapi banyak hal. Aku butuh tenaga, jadi biarkan aku tidur."
1018.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 538 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

Dia mengurung diri di kamar yang pernah ditempati Lisa sebelumnya dan meminum minuman keras sepanjang hari. Barang-barang yang ditinggalkan Lisa menjadi objek yang ditangisi Gavin setiap malam. Saat mabuk berat, Gavin akan berbaring di tempat tidur Lisa. Dia membelai foto Lisa dengan penuh kerinduan, seolah-olah sosok Lisa kembali muncul di hadapannya. Dia melihat Lisa berlari ke arahnya dengan penuh semangat, lalu memanggilnya sambil tersenyum cerah, "Gavin, Gavin, kamu akan selalu baik padaku? Kamu harus mencintaiku selamanya."
8.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 289 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
From The Past

From The Past

Andai semua tak terjadi Merubah untuk peduli Hingga resmi Mencintai Penyesalan Mulai menyakiti Rasa salah menghantui Tertinggal luka merana hati Jika semua bisa terulang Mungkin tetap berjuang Hilang kesalahan Bertahan (Munjong) *** Penyesalan ini terjadi dulu, ketika amarah mulai menguasai dirinya. Ketika rasa percaya teracuni dengan ribuan kata dusta. Kebohongan menguasai pikirannya, hingga terjadilah rasa sakit karena kehilangan. Telah tiada, pun tak akan ada obat ataupun solusi untuk mengembalikan semuanya. Yang hilang maka tetap hilang, yang ada maka akan tetap ada. Itu juga berlaku untuk rasa bersalah.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 72 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
Never Cease

Never Cease

Dengarkan lagu, 'If It's You - Jung Seunghwan' (Lagu yang menggambarkan perasaan seorang Lee Know. Chapter ini beberapa jam sebelum kencan Mark dan Dahyun di chapter sebelumnya.) *** They say you'll be happy when you fall in love Who said that? Because I only know a love That looks at you from behind -o-
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
ARE YOU DONE, MY DEAR?

ARE YOU DONE, MY DEAR?

Kesadaranku menghilang. Aku sudah tidak mau sakit lagi Aku sudah tidak mau berpikir lagi Aku ingin hidup tenang. ----- "Ed, apakah kamu tahu- dunia di luar sana sangaaat indah, sayang sekali jika dilewatkan. Meskipun daddy tidak sekaya mama dan keluarga mama tapi daddy akan memberikan yang terbaik untuk Ed." "Karena itu Ed bangun ya, karena Ed adalah harta berharga daddy. Daddy sayang sekali sama Ed."
634.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 687 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Di tengah padang puing, berdiri sebuah gerbang besi raksasa dengan lambang bioteknologi tua yang pudar di tengahnya. Di bawah lambang itu, sebuah tulisan samar: "Project New Dawn - Authorized Personnel Only." Kaela menatap tulisan itu lama sekali. Kata-kata itu seperti mengejek semua yang telah hancur karena keserakahan manusia. “Ini dia,” gumam Arden. “Pintu neraka.” Elio menggenggam erat senapannya. “Kita sudah sejauh ini. Tak ada jalan kembali.”
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang everything shall pass
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status