Samaran Terakhir
Sebuah ilusi besar yang membatasi batasan antara fiksi dan kenyataan.
"Setiap cerita memiliki akhir, tapi apakah akhir itu benar-benar akhir?" suara itu menggema, seolah merasuk ke dalam pikiran mereka.
Tiba-tiba, mereka berada di tempat yang tak mereka kenali. Gedung tua ini sudah menghilang, digantikan oleh sebuah ruang kosong yang lebih besar dari yang bisa mereka bayangkan. Sepertinya ini adalah ruang antara dunia dimensi yang menghubungkan semua cerita yang pernah ada dan akan ada. Di tengah ruangan itu, sebuah buku besar tergeletak, terbuka, dengan halaman-halaman yang terus bergerak seperti sungai tinta hitam.