Menggoda Sang Paman
Buku besar terbuka, laptop menyala dengan layar penuh tabel dan angka-angka, dan Nabila bersandar sedikit mendekat ke Govan.
“Sini, coba kamu tunjukin bagian mana yang bikin kamu bingung,” kata Govan.
Nabila menggerakkan laptop, jari telunjuknya yang lentik menunjuk satu baris jurnal. “Ini… akun perlengkapan. Di awal ada saldo, terus setelah dihitung tinggal sekian. Nah, penyesuaiannya tuh gimana?”
Govan mengangguk. “Oke. Jadi kamu tahu kan, perlengkapan itu awalnya dicatat sebagai aset, karena belum dipakai semua.”