Kesempatan Kedua
Merasa sedikit canggung, Agni berdehem membersihkan tenggorokannya, kemudian melanjutkan.
"Mmm, karena ini adalah pertemuan pertama kita, aku harap Tuan bermurah hati untuk memaafkanku,” Ucap Agni.
“Tiga kali,” Ucap Pria itu, untuk pertama kalinya. Hal yang membuat Agni mengerutkan keningnya.
“Maksud, Anda?”
“Ini adalah pertemuan kita yang ke-tiga kalinya,” pria itu menjelaskan dengan dingin.
Mendengar ucapan Pria itu, Agni semakin mengerutkan keningnya, kemudian berucap, “Saya tidak mengerti maksud Anda, Tuan. Saya merasa belum pernah bertemu dengan Anda.”
Bab Populer