Suami Warisan
Narendra tersenyum simpul, “Itu memang tujuan saya. Agar kita bisa mengulangi pertemuan ini dengan sepantasnya. Kemarin… situasinya tidak menyenangkan.”
Rengganis memberengut, dia setuju kalau kemarin memang situasinya sama sekali tidak menyenangkan. Tapi peristiwa aneh itu malah memberi kesan tersendiri baginya. Dia menyipitkan matanya memandang Narendra dan bertanya, “Memangnya ‘first impression’ itu penting banget ya, buat kamu?”
“Fir—?” Narendra terlihat kebingungan.
Akhirnya Rengganis maklum kalau lelaki ini tidak familiar dengan istilah bahasa Inggris. Maklum saja, sepertinya dia tidak pernah keluar dari hutan ini.