Tersesat
Nay hanya tersenyum tipis, ada kilat marah di bola matanya.
"Please don't get me wrong, i just say what i truly feel," ucap Mishal, merasa bersalah. Nay tidak menjawab dia hanya menunduk. Pembicaraan itu berakhir, Mishal kehabisan kata-kata. Sebelum Milal meningalkan kamar, dia meninggalkan sebuah kunci dan hand phone di meja dekat ranjang, "that is key of this house and this is your, and the mobile has my contact number and my assistant. You may stay if u want but if you decided to leave please call her," ada duka dan harapan bercampur jadi satu dalam nada bicaranya. Dia tidak yakin Nay akan tinggal tapi dia sudah tidak ingin menahannya. Sesungguhnya Mishal memang telah jatuh hati dan tidak
Hot Chapters