Gairah Sopir dan Majikan
Gairah itu muncul bukan sebagai nafsu, melainkan sebagai mekanisme bertahan hidup.
"Nggih, Sayang. Tunggu aku. Kita bakal punya malam yang tenang di Kemang, tanpa nisan, tanpa emas, tanpa pengkhianat," janji Arya, suaranya ceplas-ceplos namun sarat akan cinta yang dalam.
***