Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelajaran Pijat Khusus

Pelajaran Pijat Khusus

Aku berpura-pura jadi tukang pijat tunanetra profesional dan memberikan layanan ke rumah pada seorang nyonya muda. Namun, dia justru memanfaatkan kebutaanku, mengurungku, dan menyiksaku selama tiga hari tiga malam. Perasaan itu tidak akan pernah bisa aku lupakan...
24.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 718 kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Menantuku Selalu Menyembunyikan Makanan di Kamarnya

Menantuku Selalu Menyembunyikan Makanan di Kamarnya

Azu Ra
Nina adalah seorang menantu yang zalim pada Bu Ami, mertuanya sendiri. Dia amat kikir dan suka menikmati makanan di kamar tanpa berbagi pada mertua dan adik-adik iparnya. Sementara sang suami, Wahyu bekerja di luar Kota hingga tak tahu perbuatan istrinya yang buruk itu. Bahkan Nina berselingkuh dengan teman kerjanya sendiri, Joko. Sampai dia bercerai dengan Wahyu dan meninggalkan anaknya sendiri, Adel. Tapi sayang, Joko bukan orang baik dan Nina harus kembali bercerai setelah anaknya dari suami keduanya itu lahir. Nina pun pergi dari kampung tersebut, namun kembali setelah dua puluh lima tahun kemudian bersama anak dari Joko, yaitu Genta. Nina mencintai anak lelakinya dengan sangat, tapi tidak pada anak pertamanya, Adel. Bahkan dia tidak ingin mengakui darah dagingnya tersebut. Sampai di mana, Retno, menantunya sendiri yang tak lain istri Genta memiliki sikap buruk seperti dia di masa muda, dan membongkar kejahatan Nina selama ini hingga membuat Genta kecewa pada ibunya. Nina pun ditinggal oleh Genta dan Retno, pada akhirnya Nina menyesali segala perbuatannya pada Adel terlebih pada mantan mertuanya, mendiang Bu Ami. Nina benar-benar menuai apa yang dia tanam selama ini.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

Area dewasa 21++ "Kau menyukainya?" Suara Jacob terdengar berat, matanya menatap dalam gadis di depannya. Luna menelan ludah, gugup dengan perasaan berdebar-debar. "Haruskah ini terjadi?" tanyanya. Jacob membelai wajah gadis itu seraya mendekat dan memberikan ciuman lembut di bibir. Ia tidak mengira bahwa dirinya akan jatuh cinta pada gadis yang berusia sepuluh tahun lebih muda darinya. Sambil tersenyum, Jacob menjawab. "Ya, ini harus terjadi dan kau pasti akan menyukainya." bisiknya dengan sensual. ___ Di hari pernikahan, kabar duka menghancurkan kebahagiaan Jacob. Kekasihnya meninggal dalam kecelakaan tragis di perjalanan menuju tempat pemberkatan, semuanya menjadi kacau meninggalkan luka mendalam bagi Jacob. Patah hati membuatnya pergi ke pulau pribadi nan jauh, yang mempertemukannya dengan gadis bernama Luna, anak korban pembulian. Hubungan yang tadinya biasa saja menjadi jauh lebih bergairah dan berhasil membuat Jacob terperangkap oleh pesona gadis sepuluh tahun lebih muda darinya. Namun semua itu tidak berjalan mulus saat rahasia tentang siapa Luna sebenarnya terungkap, dan Jacob harus memilih melepaskan Luna atau tetap memilikinya dengan konsekuensi yang tidak ia bayangkan.
9.9114.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Kamu Berulah, Waspadalah!

Kamu Berulah, Waspadalah!

Setiap hari pertengkaran dan perdebatan. Itulah yang terjadi dalam rumah tanggaku. Sedikit saja masalah, seketika menjadi pertikaian yang hebat. Ya Allah aku lelah! Berdosakah jika aku memilih mundur? Tak ada bayangan masa depan yang cerah jika aku bertahan dengan lelaki yang selalu membuat goresan luka. Belum lagi, biaya sekolah anak. Aku tak mau anakku tak menempuh pendidikan yang tinggi. Anakku harus lebih dariku. Harus! Aku segera masuk ke dalam kamar. Meraih sepucuk surat dari Abah. Lelaki cinta pertamaku. Surat yang baru saja sampai tadi pagi. Dalam surat ini berisi, Abah memintaku segera pulang, karena warisan akan segera di bagi dengan kakak dan adikku. Aku tak mau, Mas Bima tahu hal ini. Karena jika ia tahu, bisa jadi akan dia kuasai dan aku hanya gigit jari. Bismillah ... aku harus segera pulang, hanya bersama Azkia, bagaimanapun caranya. Ya Allah ... aku lelah!
1074.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Narpendyah Kahurangi
Penampakan sesosok kuntilanak merah sering terlihat menghantui warga semenjak menghilangnya seorang gadis di Desa Kumpeh, Menur. Tak lama berselang, teror terus berlanjut. Desa Kumpeh kembali geger sebab ditemukannya mayat seorang pria yang terbunuh secara brutal di kawasan pohon beringin yang dianggap wingit dan sebagai tempat tinggal Makhluk Merah si penguasa tempat itu. Di desa lainnya, lima orang pria mati dengan keadaan serupa, sadis dan tidak manusiawi. Apakah kematian mereka ada hubungannya dengan kematian pria sebelumnya? Apakah kematian mereka disebabkan oleh sosok kuntilanak merah atau pun si Makhluk Merah penunggu pohon beringin keramat? Mampukah Sanusi, si kepala kampung, memecahkan misteri yang terjadi di desa tempat tinggalnya?
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Suamiku dan Selingkuhannya

Suamiku dan Selingkuhannya

Tiga hari setelah satu bulanan anakku, suamiku, Raka, mengatakan bahwa dia harus melakukan perjalanan dinas. Dia meninggalkanku, membuatku menjaga anak kami sendirian. Tiga hari kemudian, aku baru sampai rumah sakit dan melihat teman masa kecil suamiku yang bernama Indah mengunggah foto keluarga. Dia juga menambahkan tulisan di bawah foto yang dia unggah. "Foto liburan bahagia kami bertiga sekeluarga." Aku terkejut saat melihat Raka tersenyum lebar dalam foto itu, jadi aku menuliskan komentar tanda tanya. Dalam hitungan detik, Raka menelepon dengan nada menuduh. "Dia ibu tunggal, aku merasa kasihan karena nggak ada laki-laki yang menjaganya. Aku cuma nemenin dia foto saja, kenapa reaksimu berlebihan sekali?" Malamnya, Indah kembali memamerkan foto kalung emas. "Setelah mengambil foto keluarga, dia maksa ngasih aku kalung emas." Aku tahu bahwa Raka membeli ini agar Indah tidak marah. Namun, kali ini aku berniat meninggalkannya.
11.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

"Ayah, kapan ayah pulang? Ibu terbaring di ranjang dan nggak bergerak!" Putraku menelepon Michael sambil terisak-isak hingga sulit bernapas. "Panggil saja kalau dia nggak bangun! Dasar pemalas, nggak kerja di rumah juga cuma malas-malasan seperti babi pemalas." "Cari saja ibumu kalau ada apa-apa. Aku sibuk kerja, jangan ganggu aku!" Usai bicara, Michael dengan kesal langsung memutus teleponnya. Saat itu, dia sedang sibuk bermesraan dengan sekretarisnya, sama sekali tidak punya waktu untuk pedui padaku. Hanya saja, dia tak tahu bahwa aku sudah meninggal. Aku tak akan pernah muncul lagi di hadapannya, tapi dia malah memeluk fotoku sambil menangis, memohon agar aku tidak pergi.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Maduku Tak Tahu Aku Kaya

Maduku Tak Tahu Aku Kaya

Kemiskinan yang terjadi padaku selalu dijadikan bahan untuk merendahkanku oleh istri baru suamiku. Dengan sesuka hatinya harga diriku direndahkan. Semua kebahagiaanku luntur ketika suamiku memasukkan madu ke dalam rumah tangga kami. Namun, dengan begitu cepatnya pula Tuhan mengangkat derajat kemiskinanku. Suami dan maduku sama sekali tidak tahu mengenai kekayaan yang kudapat begitu cepatnya ini. Mereka harus mendapat pembalasan atas apa yang sudah dilakukannya padaku.
7125.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Istriku Hamil Anak Siapa?

Istriku Hamil Anak Siapa?

Setelah istriku mengalami keguguran. Menurut dokter, dia tidak akan bisa hamil lagi seumur hidupnya. Istriku menangis-nangis meminta maaf kepadaku, menyuruhku untuk melupakannya dan mencari wanita lain yang bisa memberiku anak. Aku memeluknya dengan hati pilu dan menegaskan padanya bahwa aku tidak peduli kami punya anak atau tidak. Saat aku memeluknya pula, dia tidak bisa melihat bahwa bibirku menyeringai. Obat aborsi tradisional yang aku beli dari desa rupanya benar-benar manjur dan bekerja lebih cepat dari dugaanku. Karena bayi yang dia kandung sama sekali bukan anakku.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Kakakku Bukan Kakakku

Kakakku Bukan Kakakku

"Tidak, tiga terlalu banyak, aku bakal kapok..." Dua teman sekelas kakakku dari sekolah khusus olahraga mengangkat kakiku, satu di kiri dan satu di kanan, lalu menggantungku di udara, mereka meremas bokongku yang montok. Ada teman lainnya di depanku, suaranya agak serak. "Gadis lemah sepertimu harus dilatih dengan keras." Sambil berkata demikian, dia merobek celana dalamku yang sudah basah...
11.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai gambar karma akabane
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2829303132
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status