The Blue Eyes
Olivia Yoyetbangun tidur tiba tiba ada bekas cakaranbunyi pintu terbukalirik di malam yang dingin dan gelap sepiarti mendengar suara orang mengaji tengah malam
tukasku pada gadis berparas separuh luar negeri yang masih menyantap hidangan dengan santai.
"Aku mau ke taman, Mas. Tadi dipinjami buku sama Ibu," jawabnya seusai menelan makanan .
Aku mengangguk, kemudian mengayunkan tungkai menuju ruang kerja yang berada di sisi kiri bangunan utama, tepat berhadapan dengan taman yang dihiasi air mancur dan kolam ikan kecil. Setibanya di sana Bu Surti sudah duduk menunggu di kursi besar yang kutahu berasal dari kayu jati asli. Beliau menepuk-nepuk sisi bagian kiri, seakan-akan memintaku untuk duduk di situ.
Beliebte Kapitel