Hai Om, Aku Calon Istrimu!
Di tengah taman, sebuah panggung kayu sederhana didirikan, dihiasi lengkungan bambu yang dipenuhi bunga segar—mawar putih, baby breath, eucalyptus, dan bunga liar berwarna pastel.
Kursi-kursi kayu dengan bantalan krem berjajar di kedua sisi, membentuk lorong kecil menuju panggung. Setiap ujung barisan kursi dihiasi ikatan bunga dan pita renda. Di sana-sini, vas-vas kaca berisi bunga-bunga segar diletakkan di atas stumps kayu. Tema rustic yang hangat dan intimate.
Hanya ada sekitar lima puluh undangan. Keluarga besar, saudara terdekat, dan teman-teman. Tidak banyak. Tapi cukup untuk memenuhi taman dengan kehangatan.