Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodohku, Musuhku

Jodohku, Musuhku

2. Marina berdecak kesal setelah meninggalkan Bima yang terperangah. "Dasar pria gila! Narsis! Dia pikir aku mau menikah dengan pria sepertinya! Amit-amit Tuhan!" Marina bergegas memberhentikan taxi lewat. Sepanjang jalan, dia terus menggerutu kesal. "Hah, bodohnya kau Marina! Kenapa kau harus menemui pria gila itu," cerocosnya masih penuh amarah. "Dan kenapa pria itu sangat terobsesi dengan pakaianku? Apa dia punya kelainan? Argh menyebalkan."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Baca
+Pustaka
Ditalak Usai Melahirkan

Ditalak Usai Melahirkan

Marah, kesal, dan kecewa seketika melebur jadi satu. "Dasar lelaki tidak tahu diri, apa kurangku?" umpat Ratmi dengan amarah yang tak bisa ia lampiaskan pada seseorang yang pernah membersaminya tersebut, dan juga seseorang yang telah membuat luka di hidupnya, dan juga anak-anak. Nyatanya pesan tersebut bukan membuat hatinya membaik, malah membuat luka itu kembali menganga. Andai dekat ingin sekali ia melampiaskan kemarahan, dan kekecewaannya pada lelaki tersebut.
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Baca
+Pustaka
Malam Ini Kamu Milikku, Bos!

Malam Ini Kamu Milikku, Bos!

Dia sadar, jika mereka sama-sama marah dan berselisih paham, hal itu hanya akan merusak segalanya, dan semua kesempatan yang sudah didapatkan dengan susah payah ini akan hilang begitu saja. "Sayang, ke mari lah ...." panggilnya dengan nada yang lebih lembut. Dia menepuk-nepuk permukaan sofa di samping tempatnya duduk, memberi isyarat agar Mawar mendekat dan duduk di sebelahnya. "Mama akan jelaskan sesuatu padamu." Mawar hanya berdiri diam di tempat, tidak bergerak sedikit pun. Dia masih merasa kecewa dan kesal, dan menurutnya tidak ada lagi yang perlu dijelaskan, karena semuanya sudah terlihat begitu jelas.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Baca
+Pustaka
Dendam Istri Presdir Yang Diperlakukan Seperti Pembantu

Dendam Istri Presdir Yang Diperlakukan Seperti Pembantu

Rasa Marah Itu Rose terlihat begitu kesal, sangat kesal, bahkan dia beberapa kali membanting tangannya ke arah stir, memukul berkali kali, menunjukkan dan juga melampiaskan segala kemarahannya. “Wanita itu, aku akan membalasnya, ingat saja, pembalasan akan lebih menyakitkan, seenaknya saja dia mengatakan hal seperti itu,” ucap Rose dengan mata merah.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 867 kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Adsila mengirim emoji marah: "Kamu keterlaluan sekali! Kamu senang melihatku datang sia-sia?" Marlon membalas: "Nggak akan datang sia-sia." Adsila bertanya: "Siapa bilang? Aku sudah datang sia-sia! Aku benci kamu!" Saat melampiaskan kekesalannya melalui pesan, Adsila mendengar ada seseorang yang duduk di hadapannya.
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.8K kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Kiara Almira Gayatri putri
thor tolong ceritanya jgn berbelit belit. jd bikin bosen & males lama² bacanya. masa Agam yg segitu pintarnya bisa gatau kelicikan kalana. saya kira pas ketemu Pamela lsg ketauan itu anaknya Agam trnyata diputer puter lg ceritanya. diperpanjang ceritanya Pamela & Agam tau ulah kalana & bales kalana.
Amalina Mohd Salleh
Mahu nya kemajuan dalam hubungan pamela dengan agam...Mahu juga status keluarga kandung pamela terungkai dengan cepat...mahu juga tahu gimana cara agam lepas dari kalana dari status 'penyelamat' itu . jangan perbanyakan peran sampingan lebih dari peran utama . peran rembulan dan juga peran Moon ???
Baca Semua Ulasan
Bukan Istri Idaman

Bukan Istri Idaman

Hatinya berkecamuk, antara marah dan kecewa. "Mas, tunggu maaaas! Kamu mau kemana? Maaaaas ...!!"
10165.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Via
Ceritanya Bagus (。’▽’。)♡ Suka Sama ALur Cerita gini, Perempuan Berhak BAHAGIA daLam sebuah ikatan Pernikahan bukan Mendapat Tekanan Batin Dan Caci Maki dari Org yg seharusnya Membahagiakan yg disebut dg Suami T O P B G T kisahnya kaka (´ ▽`).。o♡
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Menjadi Tante dari Mantan Kekasihku

Menjadi Tante dari Mantan Kekasihku

"Lalu bapak mau komentar apa?" "Kamu gimana? Bisa memaafkan?" "Sebenarnya apa saya boleh marah? Genta juga bukan kekasih saya." Junar memutar berkas yang bertumpuk di depannya. Dia hanya main-main karena tidak tahu harus melakukan apa. "Kecewa boleh. Marah juga boleh. Nggak masalah. Semua orang bisa kok marah apalagi nggak sesuai dengan ekspektasi. Saya saja kecewa yang bukan siapa-siapanya."
1030.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Baca
+Pustaka
Suami Kontrakku Ternyata Dewa Perang

Suami Kontrakku Ternyata Dewa Perang

Membuat wajah antusias itu segera tergantikan dengan wajah masam yang menunjukkan kekecewaan. “Ahh ... lalu tentang pembahasaan kita, kamu sudah menyusunnya?" tanya Gama, dengan wajah santai tanpa beban. Sementara lawan bicaranya sudah terlihat kesal dan jengkel dengannya. Marsha mengambil bantal yang menjadi alat bersandarnya, lalu melemparnya pada Gama dengan penuh amarah. “Kau kira aku babumu, hah? Kau tak lihat aku sedang sakit sekarang?!” Marsha mendengus kasar.
9.613.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Tuan Arogan

Terjebak Cinta Tuan Arogan

Segurat senyuman tertarik di wajah Max. Dia bahkan bisa membayangkan wajah gadisnya yang sedang marah, “Oh, jadi kau ngambek denganku?” cetusnya. “Mana berani aku marah denganmu. Kau itu kan iblis gila dan maniak. Keras kepala, arogan dan mau menang sendiri,” lagi gadis itu meluapkan segala kekesalan. “Ada apa? Kau sungguh-sungguh marah denganku?” Max terdengar tidak sabaran, tapi wajahnya terus saja tersenyum saat menanggapi ocehan yang keluar dari mulut gadisnya.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai gambar marah kesal kecewa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status