Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Ooh, langsung dipraktekin, gitu?” “Ya iya, lah! Nih, hasilnya. Bagus, kan?” ujarnya sambil memajukan wajahnya dan celingukan memamerkan hasil riasan wajahnya. Wajahnya diberi polesan yang terkesan menor. Warna bedak juga tak sesuai dengan warna kulit aslinya. Belum lagi contouring yang terlalu tebal. Wajahnya terlihat kelewat tirus.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
Istri Cantik Pilihan Anakku

Istri Cantik Pilihan Anakku

Gempi merengek ketika sedang mewarnai dan krayon yang digunakan melewati garis gambar. “Tidak apa-apa. Tidak masalah jika hanya keluar garis, masih tetap rapih. Ayo selesaikan, tinggal sedikit lagi!” Wanita cantik dengan pakaian kasual itu menenangkan anak sambungnya dengan lembut. Sehingga Gempi pun tak lagi sedih dan kembali melanjutkan kegiatannya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Setidaknya, itulah yang memburu dia melakuakan sisa hal dengan cepat. Polesan make-up tipis; bahkan Moreau tidak memilih banyak komponen, selain menggunakan maskara untuk mempertegas bulu mata dan alis, lalu menambahkan lip balm sekadar membuat bibirnya terlihat licin. Tidak akan ada penataan ulang bagi rambut yang terurai panjang ke belakang.
1031.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 756 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
KAKEK TUA itu SUAMIKU

KAKEK TUA itu SUAMIKU

"Pahaku yang putih mulus jadi kelihatan jadinya." "Mulus?" tanya dia heran. "Mulus apanya? Itu bulat-bulat hitam banyak banget apaan? Bekas koreng kan?" "Bukan! Ini motif polkadot, sengaja aku kasih biar nggak monoton," jawabku seraya menggaruk lingkaran hitam pada pahaku. ***
9.720.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Kemampuan seseorang memang berbeda-beda. Saat melihat gambar punya Mas Gala, aku hampir menjerit. Ya, itu jeritan bahagia. Gambarnya benar-benar mirip dengan patung di depanku. Tapi itu tadi, Mas Gala tidak menggunakan warna-warna yang diberikan si penjaga. Mas Gala hanya menggunakan pensil berwarna hitam. Apakah gambar itu akan menarik perhatian? “Mas, kamu nggak mau pakai warna-warna lain?” tanyaku agak ragu. Takut dia tersinggung.
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 696 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Ia hanya duduk di lantai, beberapa meter dari anak itu, menyilangkan kakinya, dan menumpahkan isi kantong kainnya ke atas karpet. Jarum berkilauan di bawah cahaya lampu. Benang-benang berwarna-warni terurai seperti pelangi kecil. Kain perca dengan berbagai motif—bunga, kotak-kotak, polkadot—tersebar seperti kelopak bunga yang gugur. Ia mengambil sepotong kain katun berwarna krem, lalu mulai menggambar pola sederhana dengan pensil jahitnya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
Dark White

Dark White

Sesekali ia mengaplikasikan warna-warna dari pensil warnanya ke gambar yang ia buat. Bella menatap hasil akhir dari karyanya. Sunggu itu benar-benar terlihat seperti karya seorang anak TK. Pengaplikasian warnanya asal-asalan dan gambar yang tidak jelas itu sebenarnya gambar apa. “Haha ....” Gadis itu tertawa kecil.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
Satu Malam Untuk Selamanya

Satu Malam Untuk Selamanya

puji Kenzio menyanjung gambar hasil kreasi Lakeizia yang sebagian besar adalah makanan dan pakaian. "Iya dong. Tapi ada yang belum diwarnai, Yanda." Lakeizia menunjukkan gambar sebuah baju yang masih polos. "Kenapa nggak diwarnai?" "Kei maunya warna lila, tapi nggak punya crayonnya. Yang ada cuma warna ungu." "Sama aja nggak sih?" "Ih, kok sama?" Lakeizia sontak membalikkan badan mengarah pada Kenzio.
9.9142.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Naomi menimbang-nimbang mana yang menurutnya bagus. Gambar pertama menggunakan warna dasar hijau untuk mengilustrasikan klepon itu sendiri. Gambar kedua menggunakan warna dasar coklat mewakili gula aren. Ilustrasi ketiga menggunakan warna dasar putih susu untuk melambangkan santan. Semuanya memiliki ilustrasi klepon. "Semua gambar mewakili bahan dasar yang digunakan. Susah untuk memilih. Sepertinya diadakan poling ini karena mereka juga bingung menentukan mana yang bagus," gumam Naomi.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Tangannya bergerak lincah, sesekali dia berhenti, menggigit ujung pensil, lalu tersenyum sendiri. Ellena membayangkan kalau desain ini benar-benar jadi, dipakai orang lain atau menang lomba. Pasti rasanya membanggakan. Selanjutnya dia meraih kotak pensil warna yang besar, tertata rapi dan berlapis beludru hitam. Saat dibuka—berbagai macam warna berderet seperti pelangi. Puluhan. Tidak—mungkin hampir ratusan warna. Dari rose gold, emas pucat, champagne, sampai biru safir, merah ruby, hijau zamrud. Bahkan ada warna metalik.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai gambar polos untuk diwarnai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status