Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Peti mati itu beratnya sekitar 100 kg, tapi pria itu bisa membawanya hanya dengan satu tangan dengan mudah. Pria itu tidak lain adalah Chandra, Jenderal Naga penakluk Gurun Selatan. Sekarang dia adalah suaminya Nova dan sudah menjadi bagian dari keluarga Kurniawan, makanya dia memakai topeng agar tidak tidak dikenali, serta tidak menimbulkan kerepotan bagi keluarga Kurniawan. Duak!
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74.4K kali sebagai ganjar kurnia
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Be With You

Be With You

"Maaf, Kak, ini bener tempat karantina para finalis Panah Asmara Giornino?" "Iya, kamu salah satu finalis?" Gadis itu mengangguk. Giornino mengernyitkan dahinya, seingatnya tak ada foto gadis itu dalam formulir finalis yang ia terima. "Gue nggak inget lo masuk di-list finalis. Ada buktinya?" Gadis itu merogoh tas selempangnya mencari sesuatu yang bisa membuktikan ia adalah salah satu finalis Panah Asmara Giornino. Gadis itu menyerahkan sebuah kertas pada Gio dengan wajah yang begitu datar. Giornino menerima kertas berwarna emas dari tangan gadis itu. Kertas itu adalah golden ticket yang diberikan oleh panitia khusus untuk para finalis lengkap dengan nama mereka masing masing. Angeline, Giorn
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Senyumanku merekah, mengenang masa itu. Tangan kananku menusuk buah pakai garpu, dan tangan kiri memutar-mutar gantungan kunci berbentuk love bertuliskan nama Berlian, satu benda yang baru saja membuat jantungku hampir terlepas. Saat Berlian memungut gantungan kunci ini, kulihat ia memerhatikan dengan teliti tulisan yang terpahat di situ.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Janda Berkelas

Janda Berkelas

Nke Shofia menahan air matanya melihat peti mati terbuat dari kayu jati terbaik dengan ukiran mewah itu diletakkan dengan sangat hati-hati dalam liang lahat. Wanita itu sempat menitikkan air matanya, namun tak ingin menunjukkan sehingga terlihat penuh drama. Hanya membiarkan satu dua bulir menetes di balik kacamata hitam merk ternama yang tengah bertengger di wajahnya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

"Kamu bisa 'kan lembur sampai jam tujuh nanti. Saya ada perlu dengan Yanti. Jangan khawatir gajimu bulan depan akan saya tambah. Perpanjangan waktu hari ini juga akan terhitung lembur dengan uang lemburan dua kali lipat. Gimana?" Indera Rani membulat sempurna. Gaji bulan depan akan ditambah dan uang lembur hari ini dihitung dua kali lipat. Tawaran yang cukup menggiurkan baginya. Tanpa pikir panjang lagi, dia cepat menganggukkan kepala. "Oke, deal kalau gitu. Saya akan berikan info ini pada Pak Gaza," ucapnya pada Rani, "ayo ke ruangan Pak Gaza," ajak Ismoyo pada Yanti.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Diuber Janda

Diuber Janda

Janda anak satu, janda anak dua, yang paling belakang, janda anak tiga. "Jamu kuatnya Bang Amin," panggil Mbak Katini, si tukang jamu, janda tanpa anak, yang kini sudah duduk manis di bangku. Mati-matian Amin menahan tawa. Ya Allah, kenapa janda semua? ****
10118.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Cinta Kirana

Cinta Kirana

ucapnya dengan singkat. "Untuk, aku?" Kirana merasa heran dengan sikap Bosnya yang menyebalkan itu. "Dan ini." Pak Randy menyodorkan sebuah paper bag berwarna pink kepada Kirana. "Pergilah." Pak Randy mengusir Kirana. 'Whaaat?! Dia memberikan ini kepadaku? Untuk apa?' [Pakai itu untuk nanti malam, aku tak suka ada penolakan.] 'Dasar Bos nyebelin, belum jadi suami aja sudah sok ngatur aku.' gerutu Kirana.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

Apa mungkin dari mereka ada gang yang tahu siapa yang sedang dijelekkan ini? "Oh maaf, Mas. Resepsi kami memang sederhana. Tapi, kalau saya mau beli perhiasan yang bagus, boleh dong, Mas?" gumam Mas Yoga. Sebenarnya, aku tak tahu apa yang akan dilakukan Mas Yoga. Apa dia akan sama membangkitkan diri atau bagaimana? "Alah, jangan sok-sokan. Naik apa kamu ke sini?" ucap Mas Anang mengejek. Mentang-mentang dia datang dengan mobil Pajero keluaran terbaru, dia sesumbar itu.
43.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Kecantol Cinta Janda

Kecantol Cinta Janda

“Janji. Nanti saya bawakan... melon.” Melon memutar bola mata. Jeruk tertawa keras. Dan pagi yang kacau itu berubah menjadi awal dari sesuatu yang tak bisa dijelaskan oleh logika—mungkin cinta, mungkin bencana. Tapi yang pasti, tidak ada yang bisa menolak pesona seorang janda berdaster semangka.
10781 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

ucap Giriprana dengan suara bergetar. Sementara itu, jauh dari intrik ibu kota, Rajendra tiba kembali di rumahnya di Desa Gunung Jaran. Ia menunggang kuda sendirian, dengan bangga membawa sebuah alat yang terlihat futuristik untuk ukuran zaman itu: sebuah repeating crossbow yang baru saja ia ambil dari Asmaran.
9.857.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ganjar kurnia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status