Takdir Tidak Pernah Keliru
Semua orang mulai saling berpandangan.
Yudha menarik napas.
Lalu mulai membaca.
“Saya, Wisnutama Natamanggala, dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun, menyatakan bahwa seluruh harta, aset, saham, dan kepemilikan saya akan diwariskan kepada putri tunggal saya, Vimala Rinayu Amadhea….”
Senyum kecil mulai muncul di wajah Burhan.