ISTRI 365 HARI
Bagas menggenggam kedua tangannya, geregetan dengan mulut Kara yang cerewet.
"Kalian di cariin semua orang, gak tau nya disini!" pekik Mama Bagas saat melihat Kara dan Bagas masuk ke area villa. Kara tersenyum, merubah mood wajahnya seratus depalan puluh derajat dari kesal menjadi sumringah.
"Lha lha, tangan kamu kenapa Kara?" tanya Mama Bagas sambil menatap tangan kanan Kara yang di perban.
Kara meringis, "Ga pa pa Ma, semalem gak sengaja kena pecahan gelas," jawab Kara sambil tersenyum. Bagas melirik Kara, kagum dengan cara Kara merubah moodnya.