Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Presdir Dingin itu, Ayah dari Putraku

Presdir Dingin itu, Ayah dari Putraku

Rihana terkejut mendengar ucapan Bastian, lantas mengangguk seolah meminta agar Bastian melanjutkan ceritanya. “Paman itu baik. Waktu Bas nangis, karena Paman bentak. Dia bilang Bas itu cerdas, kuat, ga cengeng, jadi ga boleh nangis hanya karena kangen Mama.” Rihana semakin terkejut mendengar cerita Bastian. Dia pun meminta Bastian kembali melanjutkan. “Bas bilang mau denger suara Mama. Bas kira Paman marah dan akan memukul Bas, tapi ga. Malah Bas boleh bicara sama Mama. Lalu semalam ….” Bastian menjeda ucapannya, dan mengingat.
9.5283.6K viewsCompletedAdded to Library 8.5K Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Saat kami tengah bercengkrama, tiba-tiba saja aku teringat akan Papa di rumah. "Bang, nanti sore kita pulang ya, aku kok kepikiran Papa. Kalau aku gak ada, Papa suka susah makan." Tuturku cemas. "Iya, abang sih gimana kamu, Yang! Kita pulang sore ini, udah jangan khawatir lagi. Papa baik-baik saja, aku yakin itu." Jawab Bang Bagas. "Kanaya, Bagas! Kalian tidak usah sungkan disini, kalian mau bermalam disini?" tanya Umi.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

[Assalamualaikum, Papa’] [Waalaikumsalam, Sayang, Apa Kania bersamamu? [Tidak Papa, Kania tidak bersamaku,] [Ya ampun anak itu!] [Memang kenapa Papa?] [Kania tidak pulang dari kemarin. Mama Sahila baru saja datang dan mengira jika Kania menginap di apartemen bersama Papa.] [Papa, tenanglah! Aku akan mencari tahu ke teman-teman yang lain.]
10147.2K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

“Gimana Athalia? Kamu udah tiga hari ini pulang larut malam terus, pasti sengaja nggak mau ketemu Mama.” Asa terkekeh mendengar omelan menjurus rajukan tersebut dari mamanya. “She is pretty, Ma.” “Terus?” desak Padma Hardjaja, ibu Asa, dari seberang telepon.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Bukan Suami Sempurna

Bukan Suami Sempurna

Air matanya pecah dan membuat haru yang melihatnya. "Sudah nangisnya, masa iya Papa harus beliin Mama ice cream biar enggak nangis lagi. Mama kan sudah jadi nenek-nenek," celetuk Asep. "Papa ini yah! Mama itu kaget dan senang karena akhirnya Papa bisa pulang ke rumah lagi. Mama selalu berdoa tiada henti agar keadilan memihak kita! Dan Allah mengijabah doa kita yang berharap Papa bebas," ungkap Santi dengan haru.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

Jelas sangat dipaksakan. “Jangan ngelantur, Ma. Mama bicara apa? Apa karena pukulan Papa, Mama jadi mabuk? Atau otak Mama sudah bergeser?” “Mama tidak mabuk, Bas. Mama bicara apa adanya. Ayah kamu—” “Ayahku jelas-jelas Papa Benny Hanggara. Itu kenyataannya.” Bastian kukuh.
9.81.1M viewsCompletedAdded to Library 31.2K Times as papa pulang mama basa
Show Reviews (184)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Osky Agistaragia
mba thor, kenapa koq sekarang ini cuma 1 bab sehari?! Biasanya 2 bab sehari? itupun buat kita2 masih kurang...koq ini malah dikurangi jadi 1 bab.. Tolong di tambah deh mba thor..... Mohon bisa dipertimbangkan usulan n permintaan para pembaca n penggemar mba thor...agar bisa diterima dan terealisasi
Read All Reviews
1KG BERAS DARI IBU

1KG BERAS DARI IBU

suara sang mama mengalihkan pikirannya dari Adji. "Ya, Ma!" sahutnya dari dalam kamar. Mau tak mau dia beringsut dari pembaringan dan lalu keluar menuju sumber suara. "Dipanggil, Papa tuh!" ujar sang mama saat dia sudah membuka pintu kamarnya. "Kapan Papa pulang, Ma?" tanyanya. "Baru saja, makanya langsung nyariin kamu." Melangkah beriringan dengan sang mama menuruni tangga rumah mewahnya, lalu segera memburu sang papa yang katanya baru saja pulang bekerja.
9.9176.5K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

Nama mama tertera di layar ponsel. Qeiza : "Hallo, mam." Mama : "Hallo sayang." Qeiza : "Tumben mama telepon. Ada apa?!" Mama : "Mama kangen. Apa kamu tidak kangen dengan mama?!" Qeiza : "Tentu saja kangen." Mama : "Besok kamu pulang jam berapa dari butik?! Mama akan ke rumahmu." Qeiza : "Seperti biasa, aku selalu pulang sore."
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

“Apa gak bisa dibatalin gitu?” Tante Anes menghela napas dramatis, meletakkan gelas anggurnya. “Percaya deh, Mama juga males banget. Tapi Papa kamu bilang gak enak kalau gak diundang. Dia kan Adik..." Anes memutar bola matanya, "...Mama, jadi... ya formalitas lah.” “Trus... Si gendut juga bakal dateng?” Puspa mencibir.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

“Ih Papa masa mau menembak putrimu yang cantik ini, tapi sekarang aku senang sekali Papa pulang,” Bianca semakin mempererat pelukannya, rasanya begitu nyaman sekali memeluk tubuh Papanya sementara Emanuel hanya diam saja dan tidak membalas pelukan Bianca. “Papa aku janji akan mendengarkanmu, jika kau suruh aku tidak berpesta dengan teman-temanku aku akan dengarkan itu tapi Papa jangan pergi-pergi lagi ya Pa,” “Bia rindu Papa, Bia ingin makan bersama Papa, berbincang banyak hal dan pergi berlibur dengan Papa,”
8.715.2K viewsCompletedAdded to Library 350 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status