PEMBALASAN DEWA MAUT
“Dialah yang saya latih. Saya bertanggung jawab atas kebangkitannya.”
“Penyesalan tidak akan menghentikannya,” sela Ki Jumantaka, memukul meja batu dengan satu jari. Suara itu tidak keras, tetapi getarannya terasa hingga ke tulang. “Pertanyaannya adalah, apa yang akan kita lakukan sekarang? Hanya ada empat Sesepuh yang tersisa. Kalian, saya, dan Ki Rembong.”
Ki Argasura tersenyum tipis, senyum yang tidak mencapai matanya.
Hot Chapters