Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Gurun Kegelapan kini tak lagi sunyi. Angin membara melolong kencang, mengangkat debu dan abu seperti kelambu neraka yang menggulung ke langit. Langkah kaki Ghost Dragon mengguncang dasar dunia, menumbangkan kerangka-kerangka kuno yang terkubur selama ribuan tahun. Langkahnya adalah dentuman bencana, dan tatapannya membawa kematian.
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ghost chords
Baca
+Pustaka
GRAY LOVE

GRAY LOVE

- RHS *** “Hai-hai, apa kabar, guys? Gimana nih cerita liburannya semua? Pasti pada happy dong, ya? Tahun baru jangan dibikin galau-galaulah. Asek! Yang lagi nganggur, gue doain di tahun ini semoga cepat dapet kerja. Yang lagi sakit, semoga cepat diberi kesembuhan. Yang lagi sulit perekonomiannya, semoga cepat jadi kaya. Yang lagi dihantui mulu sama bayang-bayang sang mantan, semoga cepat move on. Dan yang lagi mendam rasa sama si dia, aelah hari gini, masih aja? Haha, gue doain semoga cepat kesampaian tuh rasa. Okelah, kali ini gue mau bacain-” Tut.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai ghost chords
Baca
+Pustaka
Teror Ghaib

Teror Ghaib

terdengar suara seorang wanita seperti bisikan. “Hantu sialan,” kata Tony, “aku nggak takut sama kamu.” Tony kemudian bangkit. Ketika dia berdiri, dia tidak melihat lorong itu lagi. Anak kecil itu juga sudah tidak ada lagi. Yang ada hanya tembok tinggi. Sepertinya dia ada di dalam kubus. Pencahayaan di sekitar kubus itu redup. “Hantu sialan,” kata Tony, “kamu di mana?”
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai ghost chords
Baca
+Pustaka
Oh, My Grim

Oh, My Grim

“Haha, jangan ngambek gitu dong. Lo ngga betulan percaya kalau dia malaikat maut, kan?” Chloe diam sejenak. Memalingkan wajah. “Bodo.” “Haduuh, dasar anak kecil.” Grace berdiri dari kursi dan mengacak-acak rambut Chloe, lalu pergi entah ingin membeli makanan apa lagi. Bodoh. Pikir Chloe mengomentari dirinya sendiri.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai ghost chords
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Seolah, semua itu hanyalah ilusi. “Cukup.” Suaranya pelan. Namun menghentak. “PHANTOM GHOST BLOOD STRIKE!” Tubuhnya lenyap. Tak ada jejak. Tak ada bayangan. Tak ada aura. Kosong. SHRAK! SHRAK! SHRAK!!! Garis-garis darah muncul di udara. Tipis dan tajam. Menyala merah terang seperti naga api yang menari di dalam kegelapan mutlak.
1027.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 988 kali sebagai ghost chords
Baca
+Pustaka
ANGEL, GHOST, and ME

ANGEL, GHOST, and ME

May celingukan mencari keberadaan malaikat maut itu. "Michael sudah pergi saat kita terkejut tadi." Jawab Ares. "Benar sekali. Kenapa kalian begitu terkejut saat melihatku?" Tanyaku. "Karena orang mati tidak bisa hidup kembali dan sudah pasti aku terkejut melihat hantu kakakku sendiri." Ucap May. "Benar juga, ya sudah sekarang tidurlah. Ini sudah larut malam. Kita lanjutkan besok ngobrolnya." Tuturku.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai ghost chords
Baca
+Pustaka
Oh My Ghost!

Oh My Ghost!

Maka dipersilahkan Gladis masuk kedalam tanah galian. Sudah sepuluh jam berlalu, badan Gladis mulai terasa kesemutan dan gatal-gatal. Keringat dingin berpadu oleh hawa dingin malam yang kian menusuk tidak digubrisnya. Entah ada kabut dari mana. Sesosok hitam kini ada dihadapannya menyerigai. Tak tau apa yang terjadi, dirinya kini sudah tidak bernyawa lagi. "Nah kok mati!" seloroh Ian tak terima dengan berakhirnya film horor berjudul Lintrik yang mereka tonton.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai ghost chords
Baca
+Pustaka
Terikat Obsesi Sang Billionaire

Terikat Obsesi Sang Billionaire

Dante mengambil sebuah jarum panjang yang sangat tipis, "mari kita bicara tentang siapa yang mendanai mu. Sterling sudah mati. Siapa yang memberikan titik koordinat yayasan seni istriku?" "P-pergilah... ke neraka… aku… aku tak akan memberitahu mu…" Ghost merintih, keringat dingin mulai membanjiri tubuhnya. Dante menusukkan jarum itu ke bawah kuku ibu jari Ghost. Jleb! "AAARRRGGHHHH!" Jeritan itu terdengar begitu melengking hingga pembuluh darah di mata Ghost pecah. Terlebih karena pengaruh serum, rasa sakit itu berlipat ganda, menghujam langsung ke pusat otaknya.
473 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai ghost chords
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status