Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
IBU YANG KAU BUANG

IBU YANG KAU BUANG

Pada ibu yang sudah dia tukar dengan uang begitu mudahnya. Aku langsung mengalihkan pandanganku dari bungsuku itu. Lama-lama menatapnya dalam keadaan menyedihkan membuat hatiku goyah. Dan aku tidak mau itu terjadi. "Jangan kamu buang percuma air matamu itu, Mar. Dulu air mataku pun tidak pernah kau anggap berharga, hanya gelimang hartalah yang kau anggap paling berharga. Jadi jangan pernah kamu buang-buang tenaga untuk menangisi sesuatu yang tidak berharga bagimu." Kata-kataku pasti menusuk hati putra bungsuku itu, karena dia langsung melepaskan tangannya yang memeluk kedua kakiku.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as give up quote
Read
+Library
Hold off

Hold off

Umpat Alik mendelik lebar. "Beli lagi!" Jawab Han memberikan plastik kosong. Alik mengumpat dalam hati. Dia membuang sampah palstik sembarang sambil merengut kesal. Sial! Apa ini yang namanya karma? ***
4.2K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as give up quote
Read
+Library
Toxic Boss

Toxic Boss

"You can never quit. Winners never quit, and quitters never win." - Ted Turner. (Anda tidak pernah bisa berhenti. Pemenang tidak pernah berhenti, dan yang berhenti tidak pernah menang.) ***** Chapter 14 "Lin, tangan kamu kenapa sampai berdarah begitu?" tanya Maya yang melintas setelah kembali dari toilet. "Ini karena, Ummm itu anu, itu..."
1034.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as give up quote
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

ucap Mas Elman dengan kepala tertunduk. "Sudah, nggak usah disesali. Yang penting kamu tidak mengulanginya lagi," ucap bapak bijak. "Terimakasih sudah mau memaafkan kesalahan saya, Pak." "Oh ya, Man. Nanti kamu nginep sini kan?" Aku dan Mas Elman saling pandang mendengar ucapan bapak. Aku hanya bisa tepuk jidat, bagaimana mungkin aku lupa. Bapakku ini sudah mulai pikun, dia lupa kalau aku dan Mas Elman akan bercerai.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 512 Times as give up quote
Read
+Library
Exit

Exit

Kalau sudah dipuji kehabisan kata-kata itu Si April. “Ya sudah, bu. Kita keluar.” Kalimat itu yang akhirnya keluar dari mulut April. Segera menyudahi obrolan sebelum ibu guru pegawas itu makin memuji dan membuat kami terjebak berdiri mendengarkan rentetan kalimat pujian. Bukan iri pada April, capeknya saja. “Oh. Iya, iya. Ibu juga mau kunci perpustakaan.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as give up quote
Read
+Library
Dibuang oleh Keluarga

Dibuang oleh Keluarga

Aku menyelanya. “Cukup! Bukan masalah uang! Cindy, segeralah kembali, Yana bilang dia sudah memaafkanmu, jadi kamu tidak perlu minta maaf lagi.” Andy meraih telepon, “Kalau kamu tidak kembali, Thomas tidak akan menikah denganmu!” “Kalau tidak mau menikah denganku, ya sudah, aku tidak akan kembali, sampai jumpa.” Aku menutup telepon.
6.0K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as give up quote
Read
+Library
Diabaikan Berujung Penyesalan

Diabaikan Berujung Penyesalan

"Dengan mereka mengancam nyawa cucumu sendiri?" Dia memalingkan wajah. Ibu Vincent mendekat dengan marah, menamparku lagi dan menarik rambutku dengan kasar. "Jangan buang-buang waktu kami. Bahkan keluargamu sendiri nggak mau menerimamu kembali. Jadi pilih .... Kamu atau bayimu yang mati hari ini." Bibirku bergetar di bawah genggamannya, tetapi aku menolak untuk menyerah. "Aku nggak akan memilih."
38.0K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as give up quote
Read
+Library
Go Away

Go Away

"Cepat kembali ke Seoul!" "Kak ...." Suara Diana tambah memelas. "Cepat kembali ke Seoul, aku hanya tak ingin kau kecewa lagi. Aku tak ingin kau menangis untuk ke sekian kalinya, Di." Oktaf biacara Juna menurun, ia melas. "Kak ...." "Ini untuk kebaikanmu. Anggap saja dia tidak pernah hadir dalam hidupmu, Di."
103.4K viewsOn holdAdded to Library 67 Times as give up quote
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status