Istri yang Tak Diinginkan
“Gimana perasaan kamu, Malik? Pasti rasanya berat banget ‘kan buat ngelepasin semuanya?”
“Jujur, memang berat.” Malik menghela napas panjang. “Tapi kamu tahu? Tahun ini adalah tahun terbaik sepanjang karirku.”
“Kenapa?”
“Dulu, setiap kali balapan berlangsung, obsesiku ingin segera sampai garis finish hanya untuk sekadar menempati podium pertama, kedua atau ketiga. Sudah.” Malik mengedikkan bahunya dengan ringan. “Tapi tahun ini, aku selalu ingin cepat sampai garis finish, bukan hanya untuk mencapai kemenangan, tapi untuk menemui seseorang yang sangat spesial yang sedang menontonku dan menunggu kedatanganku di tribun atau di depan televisi.”
Hot Chapters