NODA
lanjutku.
Ia tersenyum menundukkan wajah dengan pipi yang mulai merona. "Gombal."
"Subhanallah, senyumnya bagai sekuntum mawar yang mulai mekar."
"Megan, garing!"
"Oh, garing, ya. Tapi beneran enak, nggak salah pilih istri. Udah cantik, manis, pinter masak pula."
"Megan, habis minum apa, salah obat?"