Godaan Tuan Majikan
Berharap kali ini tidak ada hal-hal aneh yang ia terima dari majikannya.
Lastri membuka pintu ruang gym pelan setelah terdengar sahutan Tuan Ardan dari dalam. Ia masuk dengan beberapa paket di tangannya. Aroma samar sabun dan keringat yang masih hangat memenuhi ruangan. Tuan Ardan tampak baru saja selesai berolahraga. Ia duduk santai di sofa, kausnya tergantung di sandaran sofa, rambutnya masih sedikit basah, sedangkan perutnya menampilkan pemandangan otot-otot yang membuat Lastri kesulitan menelan air liurnya.
“Ini paketnya, Tuan,” ujar Lastri pelan, menyerahkannya satu per satu.
Bab Populer