Pendekar Pusaka Gurun Gobi
Tuan Kwe dan istrinya saling pandang, kemudian melirik kepada Dewa Pedang yang duduk paling dekat dengan dirinya.
“Tuan, kakek tua bernama Yao Guai atau si Tongkat Setan!” bisik Dewa Pedang, ia pun merasa gelisah dan bertanya-tanya untuk apa si Tongkat Setan jauh-jauh dari selatan datang ke tempat ini. Tuan Kwe menarik napas panjang kemudian berdiri sambil membentangkan tangannya “Suatu kehormatan besar, tuan Yao berkenan singgah di tempat hamba yang buruk ini. Silahkan tuan, duduk di tempat yang telah kami sediakan” kata Tuan Kwe, ia tetap berusaha ramah. Sebab di hari hari ulang tahunnya ia tidak ingin ada keributan sekecil apapun.