JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU
“Ah, Mas. Kesel banget tau’.
Gito pun merangkul sang istri dengan rasa sayang. Dinda adalah cinta pertamanya, begitu pula dengan Dinda. Cinta pertama mereka bawa sampai ke pelaminan.
Sementara di sudut ruangan, ada senyum kemenangan dari sosok berwajah tampan khas Timur Tengah bertinggi empat meter.
“Untuk kesekian kali kamu kalah, Gito.”
Angin dingin beraroma kasturi berembus menerpa wajah Gito lalu lenyap.
“Kamu dengar yang barusan, Sayang? Kayak suara radio. Kok sebut nama Mas? Dan angin barusan, sama kayak kita di warung soto.”
“Aku gak dengar, tuh, Mas.”
“Bisa jadi tetangga menghidupkan tivi terlalu kenceng. Ayo, siap-siap sana!”
Hot Chapters