From Your Eyes Only
Tawa meledak dari bibirku, keras sampai perutku sakit.
“Ya ampun, Liyo… sumpah, kamu kebanyakan nonton drama Cina, ya? Yang tokohnya tiba-tiba ngaku ternyata anak konglomerat?” Aku terbahak, air mataku sampai mengalir. Tapi bukan air mata sedih, aku benar-benar geli. “Aku terima kamu apa adanya, Liyo. Aku mencintaimu meskipun kamu dari kampung. Kamu nggak perlu bohong, nggak perlu halu jadi anak orang kaya biar aku mencintai kamu. Aduh, kamu ini… bikin aku nangis gara-gara ketawa!”
Tapi di depanku, Liyo hanya terdiam.
ตอนยอดนิยม