Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dara Ameera

Dara Ameera

Ya tuhan, jika semua ini akan di sita, kemana lagi ia dan anaknya harus pergi? Tiba-tiba saja sosok wanita berpakaian modis muncul, dia adalah Dara Ameera, permata mereka satu-satunya. Ia terkejut saat melihat bebrapa orang membawa semua mobil milik keluarganya. "Bu, apa yang terjadi? Kenapa mereka membawa ayah, dan ... mereka juga menyita mobil-mobil kita?" tanyanya.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
Humaira (Hati yang Mendua)

Humaira (Hati yang Mendua)

"Maaf Sayang, hape kamu dari tadi nggak aktif. Coba kamu cek aku berapa kali menghubungi kamu tapi nggak bisa." "Masa Sayang? Coba aku cek." Hening sesaat untung tadi Humaira sempat melakukan panggilan ke hape Dimas. "Iya Saayang kamu benar. Oke kamu sudah sampai mana?" "Sebentar lagi aku sampai ini sudah masih pintu gerbang halaman." "Oke Sayang," Panggilan berakhir. Humaira menarik napas lega. Perang bisa dihindari. Mobil Humaira memasuki pintu gerbang. Disambut oleh beberapa penjaga rumah yang begitu ketat.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
Firdaus

Firdaus

Sebuah mobil mainan model Jeep. "Ini buat permintaan maafku. Jaga baik-baik ya. Jangan sampai Sulaiman tahu aku ngasih ini ke kamu dan minta maaf. Kamu bisa jaga rahasia kan? Tolong dijaga, ya!" "Ehm.. okedeh, Sal." Flashback Off. Mata coklat itu mengerjap. Haikal perlahan bangun dari tidurnya setelah otaknya dihujani oleh ingatan-ingatan masa lalu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Dan hari ini adalah hari pertama kepulanganku setelah 3 tahun keluar dari kampung. Kampung Halimun adalah kampung yang tersembunyi, letaknya tepat berada di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur, kampung tersebut hanya bisa dilalui oleh jalan setapak yang melewati hutan, jalan setapak yang biasa digunakan oleh pejalan kaki dan motor trail ini adalah pintu masuk dan pintu keluar satu-satunya ke Kampung Halimun, kampung yang menjadi tempat tinggal sejak aku kecil.
9.631.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 810 kali sebagai humaira camp
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
HAFALAN CINTAKU: HUMAIRA

HAFALAN CINTAKU: HUMAIRA

Ilham membaca surat tersebut dengan wajah terkejut. “Innalillahi wa inna ilayhi raji'un. Astaghfirullah. Sabar ya, Hab,” ucap Ilham dengan penuh empati. Arhab masih menunduk, menahan tangis. *** Di sisi lain, Tak terasa sudah dua minggu Humaira berada di Maroko. Hari ini, jadwal mereka adalah mengunjungi situs sejarah yang telah ditentukan oleh kampus untuk diteliti oleh para mahasiswa Cambridge yang ikut penelitian di Maroko.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Humairah

Takdir Cinta Humairah

Sementara Humairah belum menyadari apa yang terjadi dengan yang ada di sekitarnya,dia baru saja membuka kelopak matanya, Humairah sangat keget melihat suami dan juga anak perempuannya tengah bertarung melawan beberapa orang berusaha mendekati mobil tempat dia berada. Humaira tanpa berpikir panjang dia langsung keluar dan berusaha menghalau pukulan yang mengarah ke arah Almeera dan juga Mas Brian.Huamirah tidak sadar kalau dirinya saat ini sedang hamil, yang ada di pikirannya hanya keselamatan suami dan putrinya. Kebetulan Humairah seorang wanita jago beberapa ilmu beladiri,dia dengan gesit memblokir pukulan lawan yang mengarah kepadanya dan juga yang mengarah kepada Mas Brian serta Almeera.
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
Noda Di Balik Hijab Humairah

Noda Di Balik Hijab Humairah

guman umma Hanif di dalam hati. "Maaf, Maira sedih karena ingat Hanna, Umma. Kangen bisa berkumpul bersama-sama lagi." Humairah berusaha untuk menutupi luka hatinya. Dia tidak ingin sang umma mengetahui kemelut hidup yang saat ini sedang menghantui.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Kata Ilham. "Kenapa aku belum melihat Kuhar dari kemarin?" tanyaku. "Kita juga belum melihat Kuhar dari kemarin. Mungkin saja dia sedang melakukan sesuatu." Jawab Ilham. "Apa Kuhar dan semua warga di kampung Lamuna ini adalah hantu?" tanya Rafael. "Apa? Menakutkan sekali jika itu benar." Kata Vita. "Tentu saja, dia dan semua warga di kampung Lamuna ini adalah hantu. Kita bahkan mengalami banyak keanehan di tempat ini." Jawab Ilham.
611.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
HUMAIRA

HUMAIRA

Ucap Wati sesenggukan di depan nisan Humaira. ***** END *****
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
Istri Bayaran Semesta

Istri Bayaran Semesta

Semesta tak terima jika ada yang melawan dirinya terlebih wanita kampung yang ada di depannya. “Dengar ya wanita kampung, jangan pernah melawanku atau ….” “Atau apa Mas, saya tidak melawan suamiku yang tampan, saya hanya bilang kalau Anda itu rakus. Kenapa marah? Keduanya kini saling berdiri menatap nyalang masing-masing. Humaira sosok pembangkang, ia akan melawan siapa pun jika dirinya tidak bersalah. Hingga keduanya lama beradu tatap.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai humaira camp
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status