Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RESTU

RESTU

echan :> 2^In @ca_cangtip :> di 2^In itu sakit @go_dzilla :> HALLO CURUT CURUT UBAB NYA ZILLA @Al_oemah :> mw crht @go_dzilla :> jangan singkat singkat ih gue gak paham @ca_cangtip :> di 2in @Al_oemah :> gw mw crht klw td rmah gw d trr g tw sm spa udh gt aj @go_dzilla :> martin mana martin sini ambil nih human buat darah tinggi aja kerjaan nya kan udah di bilang jangan singkat typing
2.7K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as coz
Read
+Library
ZANNA

ZANNA

Padahal mereka baru kenal satu hari. Zanna menggaruk tengkuknya yang tak gatal. "Entah.." cengirnya, Zanna kebingungan karena terlalu banyak penjual makanan serta minuman dikantin membuat dirinya semakin bingung. Lagian, Zanna tidak terlalu suka jajan diluar. Hidupnya selalu bergantung dengan masakan rumah, kata orang tuanya lebih higenis, memang sih ada benarnya juga.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as coz
Read
+Library
PUZZLE

PUZZLE

Iris matanya yang berwarna kecoklatan karena menggunakan softlens itu berbinar. Ning mendengkus, "Kamu yaaa!" lantas menyentil dahinya. "Kakak taruh di kamarmu aja, biar gak hilang." Ning tidak jadi memberikan Lara kue tart yang sudah ia janjikan. Menurut kelici percobaanya—Diran, kue buatan Ning tidak layak makan, karena dapat menyebabkan pusing,mual , sakit tenggorokan hingga berujung pada sakit perut.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as coz
Read
+Library
Crazy Zee

Crazy Zee

Dena menatap Zee dengan pandangan memohon. “Café Zack berarti.” Zee setuju dengan usul Dena. Ia tidak suka nongkrong di tempat berisik. Namun café milik ayah Zack salah satu tempat yang Zee suka karena homy dan cozy dengan musik Jazz ringan yang ia sukai. “Yeay. Asik. Thanks Zee. I Love you.” Dena girang dan memeluk sahabatnya. “Kita ke café kamu ya Zack.” Dena menatap sahabatnya itu penuh harap.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as coz
Read
+Library
NODA

NODA

Bi Narti sudah pulang begitu aku sampai di rumah, sehingga tidak ada makanan di rumah. Aku bersandar di kitchen set di samping Anyelir berdiri saat ini sambil menikmati kopi yang kubuat dari mesin pembuat kopi di dapur. Menyeruput kopi sambil mengamati gerakan tangan Anyelir yang lumayan lincah memotong sayuran, bawang, dan bahan lainnya untuk dimasukkan ke dalam mi instan. Rambutnya dikuncir kuda, hanya menyisakan rambut halus di bagian tengkuk. Rambut halus yang bercampur keringat terlihat begitu menggoda. Outer yang dipakai berangkat tadi pagi hanya menyisakan inner tanpa lengan. Membuat jantungku berdegup setiap melihat leher jenjang itu basah oleh keringat.
9.9189.8K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as coz
Show Reviews (36)
Read
+Library
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
B A R C O D E

B A R C O D E

Darah yang berceceran di mana-mana, anggota tubuh yang terputus, serta organ dalam yang telah berhamburan keluar. Perisitiwa tersebut berada dekat bengkel. Mau atau tidak, Emily yang sedang berdandan cantik harus berkeringat. Jika berkeringat karena pekerjaan tidak masalah, tetapi ini dengan makhluk aneh yang menjijikan dan menyeramkan. "Water Freeze." Kode batang yang berada di tengkuk bersinar menjadi biru. Kekuatan Emily adalah air yang bisa dibekukan, atau sebaliknya.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as coz
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthuseres6
tanya Sean mengamati bentuk makanan yang baru sekali dilihatnya. Kesya mendengus kesal. "Itu Indomie telur, jika kau tidak tahu." "Apa?! Kau menghabiskan hampir satu jam hanya untuk memasak makanan aneh ini?" seru Sean, menatap tak percaya gadis yang sudah duduk di hadapannya. "Kalau tidak mau buang saja." dengus Kesya. Sean mengendurkan otot wajahnya. "Baiklah aku akan memakan karena kau yang memasak." balas Sean mulai mencicipi kuah mie itu.
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as coz
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

Ia pingsan, sementara mobil itu pergi entah kemana tanpa adanya rasa bersalah. Seseorang melihat dan menolong Zahra. ***** Pagi yang cerah. Matahari mulai meninggi. Cahayanya menelusup dari jendela dan menyilaukan mata Zahra. Ia heran dengan tempat yang tak dikenalinya. "Kamu sedang berada di pesantren, Mbak." Seseorang yang bernama Marisa berjalan membawakan makanan dan obat-obatan. Semua itu ia taruh di nakas kamar tamu yang merupakan tempat Zahra berada.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as coz
Read
+Library
Koma

Koma

Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya. "Aduhhh, kudet amat sih lo," cecar Gina. "Oja itu cowok populer,siswa terpintar sesekolah, anak olim. Dia juga presdir Veritas." Rimba tiba-tiba tersedak, Gina dengan sigap membantu sahabatnya itu minum sebotol air putih yang dibawa dari rumah. "Apa kata lo? Presdir Veritas?" tanya Rimba menegaskan, setelah ia kembali tenang.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as coz
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status