Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kau Peras Peluhku Demi Madu

Kau Peras Peluhku Demi Madu

pinta Yahya. "Iya, Abah," jawab Zahra. Aku hanya menatap kepergian suamiku dengan senyum. Tiga puluh menit kemudian kulihat suamiku sudah melangkah mendekat pada posisiku sambil membawa gelas cup. Sampai di depanku dia pun menyodorkan cup kopi yang masih beruap. "Coba minum ini dulu, Umi! Maaf, di sini tidak ada yang jual teh cup hangat. Yang ada kopi, tidak apa, Ya?" ujar Yahya.
1030.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

“Ke cafe.” “Minum?” “Jelas.” “Dengan siapa kamu kesana?” “Koq elo tau sih kalo gue ke situ nggak sendirian?" “Sekedar insting. Aku yakin kamu tak sendirian ke café.” “Memang iya.” “Yang kamu minum sepertinya bukan air putih. Apa itu?” “Mmmm… Latte. Vanilla Latte. Emang kenapa?”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
Suami Tukar Tambah

Suami Tukar Tambah

pesan Margaret sebelum meninggalkan mereka bertiga. Langit datang ke ruangan Rintik berada. Dia meminta konsep iklan yang akan ia kerjakan. Langit meletakkan satu cup kopi panas yang ia beli di coffee shop yang berada di lantai satu kantornya. Rintik melihat cup berwarna coklat dengan gambar biji-biji kopi yang tergambar pada bagian luar cup yang tiba-tiba berada di mejanya. Lalu beralih menatap pria yang memberikannya kopi.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak Sang Pewaris

Pernikahan Kontrak Sang Pewaris

Suasana coffee shop sore itu terasa tenang, kontras dengan hari yang begitu kacau di kantor. Aroma kopi dan dentingan sendok di gelas porselen nyaris tak mampu mengusir rasa tegang di dada Lea.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
Saat Aku Melepasmu

Saat Aku Melepasmu

“Maaf, aku terlalu serius, sampai tidak sadar kehadiranmu.” Raphel menyodorkan kopi susu hangat yang dia sengaja beli untuk Adeline. “Aku tadi meminta kru membelikan kopi susu untukmu. Ini masih hangat. Kafein bisa menambah mood-mu dalam bekerja.” Adeline menerima kopi susu dari Raphael itu. “Terima kasih. Kau benar-benar tahu aku sedang membutuhkan kafein.” “Well, jelas aku pasti tahu, karena aku sendiri membutuhkan kafein,” jawab Raphel yang kini duduk di samping Adeline.
1074.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai a cup of coffee
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
ABI ... BUAT NOVELMU YG INI, PLEASE GA ADA KATA RUJUK BALIKAN LAGI ADELINE SAMA ASHER LENNOX..!!! SEKALI² NOVEL MU YG INI, KARAKTER UTAMA WANITA, GA USAH RUJUK BALIKAN SAMA KARAKTER UTAMA LAKI²..!!! ASHER BADJINGAN, UDA SEKINGKUH, HS, ZINA SAMA SILONTETALIA..!! SOSISNYA ASHER BEKAS SILONTETALIA..!!!
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. Seru nih. Judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Identity

Identity

Entah mengapa, aku merasa jika dia terlibat. Tanganku sibuk mencari-cari bubuk kopi di lemari. Setelah menemukannya, aku menyendok kopi dan gula, beserta creamer ke dalam cangkir. Kemudian aku memasukkan air panas hingga batas cangkir lalu menyeduhnya. Aroma kopi menguar. Aku terhipnotis untuk segera meminumnya. Campuran rasa kopi bisa membuatku merasa tenang sejenak.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
Rahasia Malam Itu

Rahasia Malam Itu

Deru mesin kopi bercampur suara pengunjung yang sibuk dengan laptop dan percakapan mereka. Aroma roasted beans memenuhi udara, hangat tapi ramai. Anetta duduk di pojok coffee shop bergaya industrial, membuka laptop dengan wajah serius. Ia memesan cappuccino tanpa gula, mencoba menyalurkan seluruh konsentrasinya pada revisi laporan proyek Skyline Tower.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Istri CEO Casanova

Terpaksa Jadi Istri CEO Casanova

Udara yang lembap membawa serta aroma tanah basah, bercampur samar dengan wangi kopi yang menggantung di udara. Amara duduk di salah satu sudut kafe, jari-jarinya melingkari cangkir cappuccino yang mulai kehilangan panasnya. Ia mengaduk busa susu yang hampir mencair dengan gerakan lambat, seperti seseorang yang berpikir tapi enggan menyentuh inti dari pikirannya. Ia tidak benar-benar ingin minum, tidak juga ingin bicara.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
Sopirku Selingkuhanku

Sopirku Selingkuhanku

ucap kasir didalam coffee shoop tersebut. "Istriku sedang kedinginan didalam mobil, tolong buatkan aku satu cappucino dulu. Nanti aku akan membayar lebih untukmu!" ujar Alex mengemis simpati. Akhirnya dengan cepat Alex berhasil mendapatkan cappicino pesanannya, ia lari tak sabar menemui Alena. "Minumlah, minuman ini cukup bisa menghangatkan tubuhmu yang sedang kedinginan." Alex menyodorkan cappucino pada Alena.
1083.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Pagi itu ia belum sempat mampir ke kafe langganannya. Mesin berdengung pelan saat ia memasukkan uang. Jarinya menekan tombol minuman favoritnya. Americano kaleng jatuh ke rak bawah dengan bunyi pendek. Saat Mareeq mengambilnya, suara sepatu hak berhenti di dekatnya. “Pagi.” Claudia berdiri sambil tersenyum rapi. “Beli kopi?” Mareeq mengangguk singkat.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai a cup of coffee
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status