Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Sebelum kami sempat mendekat, kain itu tiba-tiba bergerak. Seperti ditarik sesuatu dari bawahnya. Pelan… lalu semakin cepat. Gibran spontan menarik lenganku, menjauhkan aku dari kain itu. “Jangan dekat-dekat,” katanya tegang. Kain itu menggeliat, seperti hidup. Lalu terbuka perlahan, memperlihatkan sisi dalamnya—yang kini penuh tulisan hitam samar, seperti mantra yang tercetak menggunakan darah yang memudar.
6803 viewsCompletedAdded to Library 16 Times as goresan pena
Read
+Library
Sebatas Ibu Pengganti untuk Anak Presdir

Sebatas Ibu Pengganti untuk Anak Presdir

Memicingkan matanya, Helena jelas melihat pena itu sangat tidak biasa. “Tidak, pena itu bukan pena biasa.” ucap Helena tanpa sadar. Semua orang melihat ke arah Helena, menganggap kalau Helena terlalu sok tahu! “Pena itu adalah buatan Michelle Geborda. Pena yang rangkanya terbuat dari emas murni, penekan dengan batu berlian, melambangkan kejayaan dan kekuasaan. Ada ukiran di badannya, itu buatan tangan Michelle Geborda yang mulai dia buat dari tahun 1422-1428. Michele Geborda menghabiskan bertahun-tahun waktunya untuk membuat pena itu sebagai hadiah ulang tahun Ayahnya.” ucap Helena, dia terlalu tertarik dengan dunia sejarah dan barang antik, mulutnya terus bicara tanpa dia sadari.
9.7154.9K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as goresan pena
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

🖋️ PENA YANG DITOLAK Di tengah medan ini, satu pena menghitam tidak seperti pena yang jatuh sebelumnya. Ini adalah Pena Penyangkal, alat yang digunakan oleh struktur lama untuk mencoret keberanian sebelum ditulis. Kapten Arya mencoba memegangnya. Tapi pena itu menolak dan membisikkan satu kalimat yang membuatnya nyaris runtuh: “Jika kamu menulis ulang, kamu bukan lagi tokoh yang sama.”
2.7K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as goresan pena
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

Untung kemarin aku menanyakan Rosa tentang hal ini… “Memang sulit untuk dipercaya. Namun yang paling penting, aku bisa memiliki barang ini. Samala.” Sebuah lembar kertas berupa cek diberikan kepada Visera untuk diisi. Jadi ini yang namanya kertas dan pena… batin Visera terkagum-kagum ketika mengambil bolpoin yang juga telah disediakan. “Hmmm….” Ayo, kamu sudah memikirkan semalaman suntuk demi saat-saat ini, Visera! Sebutkan saja nominal yang kamu inginkan! Tidak perlu ragu! batinnya menyemangati.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as goresan pena
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status