Petani Terkuat
Namun bagi Bejo, tossa itu terasa seperti hadiah besar.
Sepanjang perjalanan pulang, lelaki tua itu beberapa kali menoleh ke belakang, menatap bak kendaraan dengan mata berbinar. Tangannya sesekali mengelus pinggiran besi di samping tempat duduk, seolah takut semua ini hanya mimpi yang akan lenyap jika tidak disentuh.
“Bagus juga, ya,” gumam Bejo, suaranya pelan tetapi penuh rasa puas. “Baknya cukup lebar. Kalau buat angkut cabai, sayur, buah... bisa banyak.”