JASA PIJAT BRONDONG NAKAL
“Kok petiknya dikit, Dik Bara? Ambillah lagi, daripada rontok.”
“Eh, Tante. Iya, Tan, saya peting beberapa biji lagi, ya?”
“Banyak juga gak apa-apa, kok.
Malam pukul pukul delapan Tante Liana meneleponnya. Saat itu Bara sedang mengobrol di grup WA bersama teman-teman kuliahnya,
“Halo, Tan …,” sapa Bara dengan berpura-pura mengeluarkan suara yang sewajar mungkin walau detak jantungnya lebih cepat dari normalnya.