Dosenku, Sayangku
Aidan terkekeh pelan.
"Aku heran deh, kamu ngapain sih masih suka pria kayak dia? Dia itu cuma dosen biasa yang sok jagoan, Liora. Hidupnya monoton, miskin ekspresi, dan paling cuma bisa ngandelin jabatan akademisnya buat nyari perhatian. Pria kayak gitu nggak bakal bisa ngasih apa yang kamu mau. Dia nggak level sama kita."
"Jaga mulut mu, Aidan," desis Liora, matanya berkilat marah mendengar Mahen direndahkan begitu saja.