Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JIWA-JIWA YANG MALANG

JIWA-JIWA YANG MALANG

Kelvin tersenyum simpul setelah mendapati makanan itu. "Sama-sama, tapi seharusnya saya yang lebih pantas mengatakan kalimat itu, lantaran tuan sendiri yang sudah rela menjaga seluruh keamanan rumah Allah yang tampak begitu amat mulia ini!" kata gadis muda itu balas menjawab meski jari jemari beserta tangannya tengah disibukan dengan minyak lampu lentera yang akan ia pasang di atas tonggak Mushola. Lalu berlalu meninggalkan lelaki itu yang sedang menikmati makanan sambil mengangguk pelan dan menampakan senyuman sebagai isyarat dari pengganti kata 'silahkan', kepada gadis muda itu yang kini kian berjalan menelusuri gang gang perumahan sepanjang tepian aliran sungai, menemukan beberapa anak an
9.54.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai gus alif malang
Baca
+Pustaka
Adik Ipar Malang

Adik Ipar Malang

Adik Ipar Malang Bab 35 B Bali POV Devan Pagi harinya setelah berpamitan dengan Mbok Urip dan Mas Tejo, kami langsung menuju bandara. Dilanjutkan dengan perjalanan udara selama kurang lebih dua jam. Kemudian kembali menaiki mobil untuk sampai di resort milik keluarga Elan.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai gus alif malang
Baca
+Pustaka
Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

"Kata temanku, owner-nya orang Malang. Cantik dan masih muda." Saga tidak menanggapi. Ia sibuk memakai helmnya. Setelah berada di Jogja, Malang adalah kota yang sangat dirindukannya. Sejuta kenangan terukir di lereng Arjuno. Namun teman masa kecilnya juga telah meninggalkan kota mereka. Entah di mana Melati sekarang. Ana juga tidak bisa dihubungi lagi. Sepertinya gadis itu telah ganti nomer. "Cepatlah naik, aku udah lapar ini," perintahnya pada Giri supaya segera naik ke bocengan.
10137.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai gus alif malang
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Bintang ponsel
karya yg ini laen bikin greget kyk mles baca nya bikin sakit ati peran novel nya agk rada2 bebal trlalu naif n trlalu bodoh dlm bertindak tntg perselingkuhan suaminya mlh nerima2 aja , gk suka dgn karya mbk lis yg ini
Meilia
awalnya g mau buka karya mba Lis yg ini, cz d baca dr judul sama sinopsisx...takut aja kalo sad ending,, trus iseng dong baca bab 1 , eh lakok ketagihan pengen terus dan terus,,, suda 4 judul yg kubaca karyamu mba, dan semuax amazing, saya suka , saya suka,,
Baca Semua Ulasan
Jodohku Pak Dosen

Jodohku Pak Dosen

Aku belum siap, mimpiku belum tercapai. Laju mobil berhenti di taman alun-alun kota Magelang. Mas Alfa mengajakku makan di salah satu warung kuliner yang tidak begitu ramai. Kami memesan tahu guling dua porsi dan jeruk anget. Tahu guling di kota ini terkenal enak. Mas Alfa yang orang Bandung tadi tanya padaku makanan khas kota ini, langsung aku ajak makan tahu guling dan dia menyukainya.
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai gus alif malang
Baca
+Pustaka
From Bully to Love Me

From Bully to Love Me

Malang dipilih karena tidak terlalu jauh dari Surabaya sehingga Gadis tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke kota ini. Setelah menjemput Alena di bandara Juanda, Gadis segera mengajak Alena memasuki mobil dan langsung tancap gas menuju ke arah tol untuk menuju ke Malang. "Dis, lo pergi sama gue gini sudah ijin sama suami lo?"
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai gus alif malang
Baca
+Pustaka
KASAM (Pulang Untuk Tenang)

KASAM (Pulang Untuk Tenang)

Istilah yang konyol, tetapi sanggup menciptakan tawa. Tak banyak lagi yang perlu dibicarakan. Setelah dirasa beres, Mala segera pulang ke apartemennya. *** Hanya membutuhkan waktu kurang lebih empat jam menuju kota kelahirannya. Cukup terbang dari Denpasar–Banyuwangi , kemudian menyewa mobil di Banyuwangi, tiga jam kemudian ia sudah sampai di kota kecilnya. Namun, kali ini, Mala memilih jalur darat dari Denpasar. Ia membawa mobilnya sendiri.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai gus alif malang
Baca
+Pustaka
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Ia tak berniat untuk mengusik Alya, hanya membiarkan gadis itu larut dalam pikirannya. Alya terkejut saat mobil berhenti di Alun-alun Kota Malang, apalagi hari cukup ramai. Siang yang terik ini tak menyurutkan niat pengunjung untuk menikmati suasana pusat kota. Ditambah air mancur yang menjadi ikon alun-alun itu dinyalakan, membuat udara tidak begitu panas karena hembusan angin bercampur air. Mereka kemudian berjalan memasuki pelataran alun-alun lewat pintu sebelah timur setelah memarkir mobil di parkiran mall terdekat.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai gus alif malang
Baca
+Pustaka
Me and My Destiny

Me and My Destiny

Dia mengedarkan pandangannya, lalu segera melangkah menuju asal suara itu. Ya, ini salah satu hal yang Kia rindukan dari kota Jogja. Menikmati alunan musik di sepanjang jalan Malioboro. Ada beberapa grup musik yang biasa menghibur pengunjung dari ujung ke ujung jalan ini. Salah satunya grup musik yang dengan permainan angklungnya yang khas memanjakan telinga. Mereka beranggotakan lima orang, dan sekarang sudah dikelilingi pengunjung yang menonton permainan mereka.
9.918.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 555 kali sebagai gus alif malang
Baca
+Pustaka
Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Bab 91 "Pelan-pelan, Din, makannya." Al mencoba mengingatkan istrinya yang tengah menikmati Bakmi Malang dengan bersemangat. "Ini enak banget, A', seger banget," ucap Dina di sela-sala makannya. "Iya, tapi pelan-pelan aja, ntar kalau tersedak bagaimana?" sanggah Al sekali lagi. Tak menjawab, Dina malah meneguk es jeruk yang berada di sisi mangkoknya.
9.965.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai gus alif malang
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

ujar Gendhis lagi. Menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, mereka telah sampai tengah kota Malang. Mobil melaju pelan saat memasuki pusat oleh-oleh yang menyediakan berbagai macam olahan susu segar. Ternyata di tempat ini juga menyediakan saung untuk menikmati olahan susu jika ingin di makan langsung di tempat. "Mau berjalan-jalan sebentar?" tawar Rio.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai gus alif malang
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status