Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BROKEN

BROKEN

Bahkan, suara sebising itu tak mempengaruhi Jess untuk segera bangun. "Hihihi ... Let's play together! Now or die?" "Siapa kamu?" Mehmet mulai panik. Pemilik suara hanya tertawa, lalu suara retakan terdengar. Mehmet mendongak ke langit-langit. Dari atas kepalanya dia melihat retakan yang makin melebar. Bau busuk menguar menusuk penciuman. Asap hitam menyembur sekilas dan tiba-tiba sekelompok lalat keluar dari celah-celah retakan serta mengeluarkan suara yang amat bising. Pria bernama lengkap Mehmet Al-Ghazali mengusir lalat-lalat yang ada menggunakan kain yang terlipat di sisi ranjang. Akan tetapi, serangga dari ordo Diptera tersebut makin banyak. Sejurus kemudian, kumpulan larva menjijikan
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Hujan masih saja turun dengan deras. Rintiknya begitu ruah bahkan tak mau berhenti saat tubuh tanpa nyawa ditimbun tanah merah yang juga basah. Apa dunia sedang ikut berduka untuk terlepasnya sebuah nyawa dari raga? Siapa yang tahu. Yang jelas, empat orang penggali makam akhirnya bisa pulang ke rumah mereka dengan mengantongi lembaran rupiah.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
RUSAK

RUSAK

Ponsel jeleknya pasti akan mati Dingin mulai merayap ketika tetesan air hujan menembus bajunya. Jarak yang terlalu biasa ia tempuh kini terasa semakin jauh bahkan ketika Safa telah mempercepat langkahnya. GREPP Seseorang bertubuh besar menyergap tubuhnya dari arah belakang. Safa syok, ia merasakan tubuhnya tak bisa digerakkan. Hendak berteriak namun mulutnya dibekap dengan tangan. Seluruh fungsi anggota tubuhnya juga terkunci karena dekapan yang menyesakkan itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
Moonbound Deception

Moonbound Deception

A weight that no words could lift. Luna stood beside me, her cold hand gripping mine tightly. Her touch felt like a chain—thin, fragile, but holding all my broken pieces together. Our eyes were swollen with tears. No words could fix this. No embrace could piece our hearts back together. Between us stood a silence that tortured, bound by the same loss. Marcus gave a signal, and the two pack members slowly lowered the coffin into the grave. The sound of taut ropes, wood scraping against soil, and held breaths—all felt too loud in the stillness.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
Aftermath

Aftermath

Sepertinya alkohol telah merenggut sedikit kesadaran Jihan hingga kepalanya terasa amat berat dan perutnya mulai merasakan mual. "Untuk apa menyesal? Apa penyesalanmu dapat menghidupkan kembali adikku?" Batang terakhir dari bungkus ke dua rokok miliknya ia nyalakan. "Dan untuk apa kamu membersihkan loker adikku yang telah meninggal? Kenapa kamu tidak membersihkannya saat ia masih hidup saja? Yang kamu lakukan hanya buang-buang waktu." Asap tembakau kembali mengepul. Jihan memandang Gio dengan tatapan lesu--entah ia terlalu mabuk atau sudah lelah dengan semua omong kosong ini.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
BROKEN HEART

BROKEN HEART

Tanya seseorang yang muncul dengan tiba-tiba penuh penekanan Luna mengadah mendapati Ronald sedang menatapnya tajam “Nald..gue..gue..” Luna menangis “lo bisa marahin gue sepuas hati lo, katain gue sepuas lo” ucap Luan pasrah “seharusnya gue nggak ninggalin Lili padahal papa udah percaya sama gue buat pergi sama Lili dan gue malah buat Lili kayak gini” sesal Luna
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
Broken Angel

Broken Angel

Siapa pun yang pernah sakit pasti tahu jenis makanan apa pun akan terasa tidak enak saat kondisi tubuh tidak baik-baik saja. “Aneh gimana, Ta?” tanya Angel kemudian. “Ya aneh. Nggak karuan gitu rasanya. Gimana ya cara aku jelasinnya?” Lolita garuk-garuk kepala seakan sedang berpikir. Sementara Angel menunggu pembeberan perempuan itu. Begitu pun dengan Ben yang menatap lekat pada kekasihnya. “Rasanya nggak enak, dagingnya kayak daging nggak jelas gitu. Kuahnya kayak udah basi. Intinya kayak makanan yang udah dibuang berhari-hari di tempat sampah gitu.”
5.54.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
Mistake

Mistake

takut aja ngebayangin yang engak engak kan berabe . gegara nonton SBS nya jk kan pikiran ku jadi engak waras . hahhahaaha semoga suka 💛
8.712.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Badan Sean kaku, matanya berkabut genangan air mata. Waktu seakan berhenti berputar saat itu juga, disana, ditempat yang tidak jauh darinya, tubuh itu terlempar kuat menghantam aspal. Darah segar langsung merembes membasahi seluruh jalanan, wanita itu tergeletak seperti tanpa nyawa. Tes Tes Tes Apa kau pernah merasa tertimpa langit runtuh? aku harap tidak, karena rasanya sangat sakit sekali, begitu sakit hingga untuk sekedar bernafas pun sulit.
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai gutted
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status