CINTAKU TERGADAI
Di dalam kamar yang megah, aku terdiam di sudut jendela, aku rindu ayah dan rindu kampusku, teman-temanku dan semuanya yang membuat hidupku terasa ramai, tidak seperti hari ini.
"Jeanna, kenapa nasib mu bisa seburuk ini?" gerutuku.
Lama aku terdiam, namun tiba-tiba rasa mual itu datang lagi, aku segera ke toilet, dan ku keluarkan semua isi perutku.
"Ibu, mungkin seperti ini ibu waktu dulu saat mengandungku, tetapi aku yakin, ayah selalu bersama ibu, tidak seperti nasibku saat ini," runtuh ku di dalam kamar mandi.
Bab Populer