Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Hari Nikah, Aku Pergi

Di Hari Nikah, Aku Pergi

Hansen sadar dari sudut matanya, Liana sama sekali tidak menyentuh udang di mangkuk, jadi dia segera bertanya dengan bahasa isyarat. “Liana, kenapa kamu tidak makan?” Liana menatap pria yang terlihat khawatir dari matanya dan memaksakan diri tersenyum. “Barusan apa yang kalian bicarakan, tampaknya heboh banget?” Hansen tersenyum dan dengan lembut mencium punggung tangannya. “Mereka iri dengan hubungan kita dan memuji kita pasti bakal jadi pasangan yang sangat saling mencintai di dunia ini.”
28.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as habit lirik
Read
+Library
Hati yang Kau Sakiti

Hati yang Kau Sakiti

Salah satu sahabat Maria kemudian melirik ke arah Lita, yang masih berdiri di sana dengan canggung. Lita merasa seperti orang asing di tengah pesta itu. "Siapa dia, Jeng?" tanya sahabat Maria, matanya tertuju pada Lita yang tampak tidak nyaman. Semua orang kemudian menoleh ke arah Lita yang berdiri di belakang Maria. Lita merasa seluruh tubuhnya menjadi kaku, ingin menjelaskan siapa dirinya, tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Namun, sebelum Lita bisa membuka mulutnya, Kiran dengan cepat menyela, "Dia pembantu baru di rumah kami."
1051.0K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as habit lirik
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia mulai bersenandung kecil, sebuah nada yang tidak memiliki lirik, namun memiliki rasa hangat seperti matahari pagi di Long Beluah. Lia mengikuti nada itu. Ia mulai menggoreskan jarinya yang membeku di udara, menuliskan kata-kata menggunakan energi panas dari memorinya bersama Arka. "KITA ADA KARENA KITA BERANI MERASAKAN."
910 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as habit lirik
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Di pinggirannya tertulis kalimat yang diukir dengan huruf emas — kalimat yang diucapkan seorang anak laki-laki sepuluh tahun yang lalu, di bawah matahari yang terik dan di tengah ketakutan yang nyata: “Kita bukan Utara dan Selatan. Kita adalah satu air, satu tanah, satu hati. Dan air yang sama mengalir di dalam kita semua.” Hujan bisa berhenti. Kemarau bisa datang dan pergi. Tapi satu hal yang tidak akan pernah kering — yaitu kasih sayang dan kepercayaan yang tumbuh di antara orang-orang yang memilih untuk berdiri bersama, bukan saling berhadapan. Dan itulah warisan terbesar yang pernah kami tinggalkan — bukan takhta, bukan kekayaan, melainkan kesadaran bahwa kita semua adalah bagian dari sa
101.1K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as habit lirik
Read
+Library
Hidup Seorang Wanita

Hidup Seorang Wanita

“Ibu istirahat saja biar den Alvian bibi yang mandikan.” “Makasih bi, saya ingin mandi dulu kalo begitu.” Lirih Mita dan di jawab anggukan oleh bi Asih. Baru saja masuk ke kamar dan hendak mandi tiba-tiba terdengar suara ponselnya berdering dari atas nakas, dengan malas Mita mengambil ponselnya dan terlihat nama Linda pada layar. “Halo lin,” ucap Mita setelah menekan gambar gagang terlepon berwarna biru pada layar ponselnya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as habit lirik
Read
+Library
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

“Makasih ya, Ray.” Ray membalas senyum istrinya itu. “Makanya, kamu jangan cemberut terus. Pokoknya kita harus bersenang-senang malam ini.” Saat hidangan utama datang di meja Ray dan Prita, tiba-tiba saja vokalis band yang ada di atas panggung turun menuju ke meja Kiara sambil menyanyikan lagu If You’re Not The One dari Daniel Bedingfield.
1038.0K viewsCompletedAdded to Library 950 Times as habit lirik
Read
+Library
ISTRI CANTIK YANG DURHAKA

ISTRI CANTIK YANG DURHAKA

Matanya menyipit karena cemas, hingga terdengar helaan lega. "Alhamdulillah tidak pecah," ucapnya lega. Dia bangun dari duduknya di lantai dan bersusah payah menuju ranjang besar yang seharusnya menjadi saksi di mana dia melakukan ritual malam pertama bersama istrinya dan menjadi kenangan tak terlupakan. Mengingat kalimat itu, Satria berdecih.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as habit lirik
Read
+Library
Love Nino

Love Nino

hiks,hiks'' lirihnya, air mata semakin bertambah membasahi pipi perempuan paruh baya itu. '' Ibu sekeluarga bersabar yah, ini ujian dari Tuhan semoga Ibu dan sekeluarga tabah menerimanya.'' tuturnya '' Saya permisi ya bu.'' sambungnya kemudian pergi meninggalkan lidya dan bi Inah. '' Hiks,hiks!....'' '' Bu sabar yah, kita doakan saja Bapak semoga mendapatkan tempat terbaik si sisi Allah SWT.''
105.2K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as habit lirik
Read
+Library
Heart, please don't be broken (Bahasa Indonesia)

Heart, please don't be broken (Bahasa Indonesia)

"Kenapa kau terlihat susah sekali untuk membuka hati?" Bibir Naya mengatup rapat, dan membentuk garis lurus. Trauma. Mungkin itu jawabannya kenapa dia terlihat enggan untuk menerima perasaan laki-laki. Apa yang sudah dia alami menjadi pengalaman yang sangat berharga untuknya. Dia tak mau menghabiskan waktu untuk berhubungan dengan seseorang yang tak serius dengannya. Dan juga Dia tak mau merasakan diselingkuhi lagi.
104.5K viewsOn holdAdded to Library 140 Times as habit lirik
Read
+Library
Half You

Half You

Locked in the hotel ,there's just some things that never change Terkunci di hotel, ada sesuatu yang tidak pernah berubah You say we're just freinds Kau bilang kita hanya teman But friends don't know the way you taste, la-la-la Tapi teman tidak tahu seleramu, la-la-la Rubby melepas stand microphone nya dan menggoyangkan tubuhnya santai tapi sangat erotis di bagian lirik Ooh, when your lips undress me, hooked on your tongue
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 392 Times as habit lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status