IBU YANG KAU BUANG
"Ya Allah, Nak. Apa yang ibumu ajarkan padamu hingga kamu bisa menjadi seperti ini? Ibu sangat berterima kasih pada ibumu karena telah membuatmu menjadi anak yang berbakti."
Dani menerbitkan senyumnya, "Ibuku selalu mengingatkanku, jika aku mempunyai dua ibu yang harus aku bahagiakan dan aku hormati."
Aku membekap mulutku, kata-kata Dani sukses membuatku makin mengeraskan tangisku. Rasanya aku benar-benar tidak pantas mendapatkan kasih sayang darinya yang sudah mengabaikannya selama ini.
"Ibu ... sudah, Buk. Jangan menangis, Dani mohon," tutup Dani membingkai wajahku dengan kedua tangannya. Air mata juga mulai mengalir dari matanya yang mulai memerah.
Bab Populer