HIATUS
Aku takut melihat wajah lelaki itu lagi, yang menatapku dingin dan lekat, seakan tanpa ekspresi, dengan jakun yang naik-turun yang menandakan lelaki itu kesusahan menahan sesuatu yang memberontak gila dari dalam dirinya.
“Dia menghinamu,” Ummu Hilza menjawab dari balik punggungku. Aku menatap balik mataku yang membelalak di cermin. “Entahlah, tapi yang kutahu, saat wanita itu berkata ‘kamu mungkin pura-pura hamil agar dirujuk, tapi sayangnya tidak kesampaian’, Tuan Harraz langsung menamparnya keras. Nona Alia adalah teman masa kecilnya Tuan Harraz, yang tadi siang untuk pertamakalinya Tuan Harraz memperlakukannya dengan buruk.”
Hot Chapters