BE WITH YOU
Lagipula, dia sudah biasa solo traveling, bukan seperti aku.
“Thalia.” Seseorang yang aku kenal berdiri sekian mater dari bangku yang aku duduki.
Kehadirannya membuatku senang, refleks berdiri, menghampirinya. “Manee! Ah akhirnya kamu datang juga.”
Manee tidak seperti kemarin, wajahnya lebih segar, senyum khasnya tersirat di wajahnya. Dia membawa satu kantong kertas, memberinya padaku. “Maaf, aku terlalu kekanak-kanakan.”
Hot Chapters