KAPAN AYAH PULANG
Namun, isak itu sangat kentara, tak dapat disembunyikan dengan sempurna, mungkin karena dia tidak mampu menahan rasa haru yang sedang bergelayut di hatinya
Thoriq, Tina, Faiz, dan kakeknya mengarahkan pandangan pada Tamrin yang sedang berjalan menghapiri mereka.
"Eh, Iya! Ini Om Tamrin. Ayo salim dengan Om!" kata Thoriq pada Faiz.
Faiz menyalami dan mencium punggung tangan Tamrin. Setelah itu, Tina ikut menyalami Tamrin.
"Ini pertemuan kita yang ketiga kalinya ya, Tina?" tanya Tamrin ketika menjawab jabat tangan Tina. Tina mengiyakan sambil mengangguk dan berusaha memaksakan senyum dibibirnya.
Hot Chapters