Pembantu Kesayangan Tuan Muda
Jelita juga sangat kaget dan kakinya lemas, hingga dia membiarkan saja Bimo tetap memeluknya dengan lebih lama.
***
Dalam ruang tamu yang tenang, ayah Bimo yang bernama Harirama, atau biasa dipanggil Tuan Hari oleh orang-orang, duduk di kursi empuk, matanya terpaku pada selembar kertas yang dipegangnya. Wajahnya memancarkan kebanggaan dan puas, dan senyum kecil terukir di bibirnya. Tuan Hari melipat kertas tersebut dengan hati-hati, seolah menahan emosi yang tumbuh di dalamnya. Kertas itu adalah laporan nilai kuliah Bimo yang baru saja dicetak oleh asisten pribadinya, begitu Bimo mengirimkannya lewat email.