ALKEMIS TERAKHIR
PengkhayalMalampuisi tentang keluarga yang hancurnovel sedih tentang ayahcerita sedih tentang ibupengorbanan ayah
Sebuah bayangan besar muncul dari ujung ruangan, menandakan bahwa Harzan telah tiba, membawa ancaman baru yang lebih besar dari sebelumnya.
Harzan berdiri dengan angkuhnya di depan mereka, mengenakan jubah hitam pekat yang tampak berkilau di bawah cahaya redup kristal. Energi gelap menyelimuti tubuhnya, menimbulkan tekanan yang berat di seluruh ruangan. Aura jahatnya begitu kuat hingga membuat langkah mereka terasa seperti menembus lumpur yang tebal.
“Kalian anak-anak bodoh benar-benar berani menyusup ke wilayahku dan mencuri informasi ini,” kata Harzan dengan suara rendah dan tajam. “Kalian pikir aku akan membiarkan kalian pergi dengan mudah?”
Hot Chapters