Dosa dalam Cinta
Namun kata-kata itu membeku di tenggorokan, membatu, membatu bersama ketakutan yang mencekik.
Lalu, seperti sebuah mimpi buruk yang merangkak keluar dari dasar sumur tergelap, bayangan itu muncul di belakang wanita. Bentuknya samar pada awalnya, kabur di antara tirai hujan, namun semakin nyata seiring kilatan petir yang menyambar. Bayangan itu tinggi, menjulang lebih dari dua kali tinggi manusia, posturnya melengkung aneh, seperti tulang-tulangnya dipelintir oleh kekuatan yang tak dikenal. Kulitnya hitam legam, bukan sekadar hitam, tetapi hitam yang menyerap cahaya, membuatnya tampak seperti lubang di dunia. Matanya—Tuhan, matanya—menyala merah membara, dua bara api pekat yang memancarkan ke
Hot Chapters