Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kimmy vs Hantu Tampan

Kimmy vs Hantu Tampan

Nada suaranya melengking, bercampur dengan rasa takut dan amarah. Sesuatu dalam reaksinya mencerminkan trauma yang lebih dalam—dia punya luka yang mungkin sudah lama terbuka. Aku nyaris ingin tertawa melihat betapa rentannya dia dalam menghadapi situasi ini. Dengan satu gerakan cepat, aku melempar belati yang tadinya kuacungkan ke leher si hantu tampan. Belati itu terbang melintasi udara sebelum akhirnya menancap tepat di kening si hantu Tante. Tubuhnya mendadak tegang, bergetar, sebelum akhirnya terbakar perlahan. Jeritannya memenuhi ruangan, suaranya yang menyakitkan terdengar menggema saat bagian tubuhnya hancur menjadi abu, menyatu dengan kehampaan.
692 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai hanté
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Ia menarik kembali tangan itu dengan cepat, sementara kakinya meluncur, menyasar lipatan lutut Kuranji. “Itu baru jurus pembuka!” Si Kumis Berantakan tak memberi kesempatan kepada Kuranji untuk tegak dengan sempurna. Dia melesat maju dengan tangan yang terkepal erat. Kali ini benar-benar ingin menghantam dada Kuranji. Seringai sadis mengawali teriakan lantang si Kumis Berantakan, “Godam Penghancur Batu!”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai hanté
Baca
+Pustaka
Hantaran Lebaran

Hantaran Lebaran

"Paket!" Aku berjalan menuju pintu depan yang masih tertutup rapat. Sengaja aku membiarkan pintu utama tertutup, aku tidak ingin terusik dengan suara pengamen. Maklum pengamen tak hanya di kota besar, di kampung pun ada. "COD, Mbak," ucap lelaki itu ketika pintu kubuka setengahnya. "Berapa, Mas?" "Rp. 175.000,- Mbak."
5.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai hanté
Baca
+Pustaka
VENDETTA

VENDETTA

"Eh, Aku harus panggil apa dong?" "Langsung nama saja tak apa," jelas Aditya santai. ‘Honey, babe, cinta, atau panggilàn sayang lebih aku suka,’ ha ha, Tentu saja, kalimat yang ini hanya bisa Aditya katakan dalam batinnya saja sambil tersenyum-senyum sendiri. "Tak sopan lah panggil langsung nama," larang Hanum cepat. Biar bagaimana pun, sebagai orang tua, dia tak ingin putrinya njarak atau kurang sopan kepada orang yang lebih tua.
316 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai hanté
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Dari posisi sedekat itu ia bisa melihat jari-jari cowok itu penuh hansaplast dan mata panda yang terlihat jelas di kulit putihnya. Gadis dengan name tag Rimba buana itu terkejut dengan darah kental yang keluar dari lubang hidung cowok itu. Dengan sigap ia langsung mengulurkan sapu tangan yang selalu ia bawa. Cowok itu terlihat bingung dengan sikap tiba-tiba cewek asing dihadapanya. Rupanya dirinya tak sadar akan darah yang mulai mengucur deras hingga menetes ke layar hp-nya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai hanté
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status