Suddenly Married
Perasaannya menghangat, tak terasa air matanya pun jatuh, karena tersentuh dengan kata-kata yang diucapkan oleh siapa lagi jika bukan Zidan, suaminya.
"Happy Birthday, Sayang," bisik Zidan tepat di telinga Sansan. Wanita itu segera membalikkan badan, langsung memeluk Zidan.
Sansan menangis bahagia di pelukan Zidan. Ia baru sadar jika sekarang adalah hari ulang tahunnya.
"Makasih, Mas!"
Zidan lalu melepaskan pelukan mereka. Tangannya menangkup muka Sansan, matanya menatap lembut mata istrinya itu. Zidan lalu memiringkan kepalanya, melumat pelan bibir tipis istrinya itu.
Bab Populer