DIKIRA MENANTU MISKIN
“Sayang, mau minum?”
“Boleh, Bang. Tenggorokanku rasanya kering sekali,” ucap Hanza sembari mengambil gelas berisi air putih yang disodorkan oleh Yuda.
“Oh, iya. Kamu mau resepsi di gedung yang mana, Sayang?”
“Gedung? Tidak di rumah saja, Bang?”
Yuda tersenyum sekilas. “Di gedung, Sayang. Nih, kamu lihat-lihat dulu gambarnya.”